Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Gerakan Pangan Murah yang digelar di Lapangan Pahlawan, Sumbawa Besar, resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Jumat pagi. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Perum Bulog Sumbawa, serta Baznas Kabupaten Sumbawa dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan.

Selain di Lapangan Pahlawan, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di sejumlah titik berbeda di Kota Sumbawa Besar mulai 13 hingga 25 Februari 2026, guna menjangkau lebih banyak masyarakat dan memastikan distribusi bahan pokok lebih merata.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa, Drs.H.Mohamad Ansori, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan. Meningkatnya permintaan masyarakat kerap memicu inflasi apabila tidak diantisipasi melalui intervensi pasar yang tepat.
“Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Melalui gerakan ini, kita ingin menjaga daya beli masyarakat tetap stabil,” ujarnya pada Jumat, (13/02/3026).

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Daerah secara intensif memantau ketersediaan stok kebutuhan pangan harian, termasuk sayur-mayur dan komoditas strategis lainnya, agar tetap mampu memenuhi permintaan masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah fluktuasi harga yang signifikan dan memastikan tidak terjadi kelangkaan barang di pasaran.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, menyampaikan bahwa GOW sebagai wadah organisasi wanita memiliki tanggung jawab moral untuk turut berperan aktif membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya kaum ibu dan keluarga kurang mampu.
“Kami ingin memastikan para ibu rumah tangga bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga kebutuhan keluarga tetap terpenuhi menjelang Ramadhan,” ungkapnya.


Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, daging, serta sejumlah komoditas penting lainnya dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pagi hari. Kehadiran Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang bulan suci Ramadhan. (Jhey)