Lombok Timur (postkotantb.com) -
Mengawali rangkaian Safari Ramadan pada Senin (23/02/2026) di Masjid Jami' Ali Jabir, Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Bupati memaparkan kondisi fiskal daerah yang cukup menantang akibat kebijakan pusat tahun 2025.
Di hadapan jamaah, Bupati mengungkapkan adanya pemotongan anggaran pusat sebesar Rp 402 miliar, termasuk ditariknya skema Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sektor pendidikan, irigasi, dan infrastruktur jalan.
"Sekarang, itu semuanya tidak ada, ditarik sama pusat, Sudah tidak ada yang namanya DAK sekarang," katanya.
Menyadari beratnya beban di masa transisi ini, Bupati menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menunggu di daerah, melainkan aktif 'menjemput bola' ke kementerian demi memastikan hak-hak daerah tetap terpenuhi.
Di sisi lain, capaian membanggakan patut disyukuri. Di tengah himpitan tantangan tersebut, Kabupaten Lombok Timur sukses membuktikan kualitas tata kelolanya melalui raihan 7 hingga 8 penghargaan nasional, yang sekaligus disertai dengan dana apresiasi sebagai hadiah prestasi bagi daerah.
Terakhir, Bupati memohon doa bersama agar pemerintah daerah senantiasa diberi kemudahan dalam melayani segala kebutuhan masyarakat tanpa kendala berarti.
"Bapak ibu sekalian kita minta doa mudah-mudahan pemerintah Lotim ini berjalan dengan baik, semua apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dapat kita jaga, dapat kita layani pelinggih semuanya," pungkasnya. (Mul)




0Komentar