Marga Harun Resmi Nakhodai Perstuan Sepak Takraw Indonesia  Provinsi NTB
Pelantikan Pengurus Persatuan   Takraw Indonesia (PSTI) NTB Masa Bakti 2025–2029. Foto Istimewa



Mataram, (postkotantb.com) – Pelantikan Pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Nusa Tenggara Barat masa bakti 2026–2030 berlangsung khidmat di Aula Kantor BPSDM Kota Mataram.

Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik tolak konsolidasi kekuatan olahraga sepak takraw NTB menuju panggung nasional.


Dalam sambutannya, Ketua Umum PSTI NTB, Marga Harun, S.H., M.H, menegaskan bahwa kepengurusan baru harus bergerak cepat, solid, dan terukur. 

Ia menekankan pentingnya membangun sinergitas internal pengurus provinsi hingga kabupaten/kota, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder olahraga.

“Kita tidak punya waktu untuk berleha-leha. Sinergitas dan soliditas adalah kunci. 

*Target kita jelas*

 mencetak atlet sepak takraw yang hebat dan berprestasi, serta mempersiapkan diri secara maksimal menuju PON 2028,” tegasnya pada Kamis, (26/02/2026).


NTB yang menjadi bagian dari tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2028 (PON 2028) dituntut tampil bukan hanya sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai kekuatan prestasi. 

Menurut Marga Harun, status tuan rumah harus dijawab dengan prestasi cemerlang dan gemilang di lapangan.
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan berjenjang, mulai dari tingkat pelajar hingga senior, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penguatan kompetisi daerah sebagai wadah lahirnya atlet potensial.


Pelantikan ini menjadi alarm keras bahwa PSTI NTB tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Kepengurusan 2026–2030 ditantang untuk membuktikan, bahwa NTB mampu melahirkan atlet sepak takraw yang bukan hanya bersaing, tetapi mendominasi di level nasional.

Dengan semangat baru dan komitmen kolektif, PSTI NTB diharapkan menjelma menjadi mesin prestasi yang mengharumkan nama daerah di pentas olahraga Indonesia. (Jhey)