Mataram, (postkotantb.com) — Suasana khidmat dan penuh keceriaan mewarnai perjalanan wisata religi yang digelar oleh Kelompok Pengajian Al-Hidayah, Lingkungan Kekalik Baru, Kota Mataram, Sabtu (14/02/2026). Sebanyak 25 anggota jamaah mengikuti rangkaian kegiatan bertajuk "Menguatkan Iman, Mempererat Persaudaraan" sebagai sarana silaturahmi sekaligus persiapan spiritual menyambut bulan suci Ramadhan yang kian dekat.

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi kelompok tersebut, mengingat selama beberapa tahun terakhir aktivitas jamaah hanya terpusat pada rutinitas pengajian bulanan. Wisata religi kali ini mengambil rute dari Kompleks BTN Kekalik Baru menuju ikon wisata halal dunia, Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, dan diakhiri dengan jamuan makan siang di Restoran Taliwang Nada, Sayang-sayang.


Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok Pengajian Al-Hidayah, Sugeng Prayoga tiba di kawasan Islamic Center pada pukul 09.40 WITA. Decak kagum terpancar dari wajah para lansia saat menyaksikan kemegahan arsitektur Islami yang menjadi kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Bagi sebagian peserta, momen ini merupakan kunjungan perdana secara berkelompok. Mereka memanfaatkan waktu untuk tadabbur alam, menikmati keindahan bangunan, serta berswafoto bersama guna mengabadikan kebersamaan yang jarang terjadi di luar jadwal rutin pengajian.

Usai menikmati suasana religi di Islamic Center, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Restoran Taliwang Nada mengunakan Odong odong untuk makan siang bersama. Suasana aula restoran seketika berubah menjadi penuh kehangatan saat para lansia saling bertukar cerita diiringi alunan musik electone.

Canda dan tawa pecah saat beberapa anggota secara spontan unjuk kebolehan menyanyi, membuktikan bahwa ikatan di antara mereka telah melampaui sekadar hubungan sesama jamaah, melainkan sudah menjadi ikatan keluarga besar yang saling menyayangi.

Ketua Kelompok Pengajian Al-Hidayah, Bapak Sugeng Prayoga, mengaku sangat terharu dengan antusiasme para anggotanya. 

"Saya sangat bersyukur melihat betapa cerahnya wajah-wajah anggota rombongan kami. Kami seperti keluarga besar yang ditakdirkan untuk bersama dalam kebaikan," ujarnya dengan nada haru.

Dukungan penuh juga datang dari Kepala Lingkungan Kekalik Baru, Hj. Gustini Widijaningsih yang turut mendampingi rombongan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bukti bahwa warga lansia di lingkungannya tetap aktif dan produktif.

"Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan para lansia. Ini membuktikan mereka tidak hanya diam di rumah, tetapi tetap bergerak dan saling menguatkan. Ini adalah contoh yang sangat baik bagi lingkungan lain di Kota Mataram," ungkap Hj. Gustini. 


Hj. Gustini menambahkan, bahwa suasana hati yang bahagia akan membantu jamaah menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk, lebih unik lagi perjalanan keliling dengan menggunakan Odong odong sangat kental dengan kaerigan lokal.

Senada dengan itu, Ketua RT 3 Lingkungan Kekalik Baru, Bahrul Arbain, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata kerukunan warga. 

"Ada nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan di sini. Sebagai Ketua RT, saya melihat dampak positif yang luar biasa bagi keharmonisan lingkungan kita," jelasnya.

Kelompok Pengajian Al-Hidayah adalah wadah bagi warga lansia di Lingkungan Kekalik Baru, Kota Mataram, untuk memperdalam ilmu agama dan mempererat silaturahmi. Kelompok ini berkomitmen untuk terus menghadirkan praktek kebersamaan yang positif guna membangun masyarakat yang rukun, solid, dan peduli terhadap sesama. Terangnya


"Wisata religi ini adalah langkah awal kami untuk keluar dari rutinitas dan membangun ukhuwah yang lebih dalam. Menjelang Ramadhan, kami ingin memastikan, bahwa hati setiap jamaah dalam keadaan senang dan tenang, karena itulah modal utama untuk menjemput keberkahan di bulan suci nanti. Lansia bahagia, lingkungan pun jadi lebih harmonis," jelas Sugeng Prayoga, Ketua Kelompok Pengajian Al-Hidayah. (Babe/Bah)