Erwin Ibrahim Ketua Perkumpulan Indonesia Bergerak (PIB), Foto Istimewa
Lombok Barat, (postkotantb.com) - Reaksi penolakan terhadap respon tanggap darurat Pemkab Lobar yang dilakukan sebagian masyarakat desa Buwun Mas dan Sekotong kabupaten Lombok Barat bukan tanpa alasan, ini bentuk kepedulian sebagai bentuk antisifasi terjadinya korban laka lantas di lokasi jalan amblas tersebut, hal ini diungkapkan langsung oleh ketua Perkumpulan Indonesia Bergerak Erwin pada media ini, Sabtu (26/02/2026).
"Wajarlah masyarakat menolak dengan melihat kondisi parahnya jalan amblas tersebut, kok seperti setengah hati Pemda Lobar ini, tidak seperti konten kominfo Lobar yang disitu bupati secara tegas meminta kadis PU segera turun tangan memperbaiki jalan amblas," sebut Erwin.
Lebih lanjut, Erwin juga mempertanyakan ketegasan pemda di media dalam menangani bencana,"atau apakah memang pemda hanya tegas dan cuma mau bikin knten seolah olah peduli ?. Tidak sesuai sekali ucapan tindakan dan perbuatannya, sindir Erwin.
Mengenai penanganan tanggap darurat di buwun mas Sekotong Lombok barat, Erwin juga mengatakan, bahwa pemda tidak serius menangani bencana yang melanda masyarakat.
Selain itu, Erwin juga menerangkan, bahwa dengan situasi dan kondisi cuaca ekstrem saat ini, seharusnya pemda Lobar lebih sigap dalam menangani bencana dan bukan hanya datang untuk melihat, cuap-cuap dan lalu pergi sepetti konten kreator yang mencari nama baik dan pencitraan.
Kondisi dan Situasi cuaca ekstrem saat ini seharusnya Pemkab Lobar jangan lelet terhadap antisifasi bencana.
Terpisah, Kadis PUTR Lombok Barat ketika media ini minta tanggapannya via WhatsApp terkait penganganan bencana tersebut Menyatakan, "Kami udah tinjau lokasi ini dan skr lagi dalam proses pembangunan tanggap darurat semi permanen oleh BPBD memang itu menggunakan geobag/karung utk menutupi lapisan yg ambles," Sebutnya pada Sabtu, (28/02/2026).
Lanjutnya, "tentunya kami udah kaji terkait penggunaan geobag tersebut yg nanti ada perkuatan pinggir tebing menggunakan bambu sehingga tidak longsor.. Krn memang ini utk penangan darurat dulu utk membuka akses masyarakat terkait jan ini, setelah penanganan semi permanen ini baru kemudian akan dilakukan pembangunan permanen yg menyeluruh". (red)





0Komentar