Pemprov NTB siapkan Program Pelatihan Ekonomi Produktif Perkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Lombok Utara, (postkotantb.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membantu keluarga nelayan di Desa Sukadana Kabupaten Lombok Utara yang terdampak cuaca ekstrem. Sebanyak 50 paket sembako diberikan di Desa Sukadana dan 100 paket sembako diberikan di Desa Anyar. Pemprov NTB juga akan menyiapkan program pelatihan ekonomi produktif guna memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir saat tidak melaut.
Bantuan tersebut diserahkan melalui Tim Penggerak PKK NTB di Kantor Desa Sukadana dan Desa Anyar sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan, khususnya pada masa paceklik dan cuaca yang kurang bersahabat.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB Sinta Agathia, menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga, terutama saat para nelayan tidak melaut. Ia mendorong para ibu untuk tetap produktif melalui kegiatan yang menghasilkan.
“Saat tidak melaut, ibu-ibu bisa bertani atau melakukan kegiatan lain yang menghasilkan. Kita harus tetap produktif untuk membantu ekonomi keluarga,” ujarnya, di Kantor Desa Sukadana (25/02/2026).
Ia juga menegaskan, bahwa penanganan stunting masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, masyarakat pesisir memiliki potensi besar dalam pemenuhan gizi keluarga karena ketersediaan ikan yang melimpah.
“Masalah stunting masih menjadi prioritas kami. Masyarakat pesisir seharusnya tidak punya masalah gizi karena ikan sangat mudah didapat saat bapak-bapak melaut. Saya titip, berikan ikan terbaik untuk anak-anak kita. Jangan sampai anak lebih sering makan yang lain, padahal ikan itu gizinya luar biasa,” tegasnya.
Ia berharap upaya bersama dapat mendorong penurunan angka stunting secara signifikan pada tahun mendatang.
“Capaian penurunan dari 200 ke 80 bukan hal yang mudah, tetapi dengan kebersamaan dan komitmen, Insyaallah bisa kita wujudkan. Tolong bantu kami untuk lebih banyak mengonsumsi ikan,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak semata dilihat dari jumlahnya, melainkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Jangan dilihat dari angka bantuan yang kami bawa, tetapi lihat bahwa kami hadir dan bersama teman-teman semua,” ujarnya.
Ke depan, TP PKK NTB siap memfasilitasi pelatihan keterampilan bagi keluarga nelayan dengan syarat adanya konsistensi dan kemauan belajar.
“Kalau ingin ada pelatihan untuk membantu saat tidak melaut, mari kita sepakati bersama. Kami siap membantu, asalkan konsisten dan mau belajar. Harapannya, saat cuaca tidak baik, keluarga sudah punya persiapan dan anak-anak tetap sehat,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukadana Zulrahman, S.H., S.Pd.. menyampaikan bahwa Desa Sukadana berstatus desa mandiri dengan 11 dusun dan lebih dari 27 RT. Desa ini memiliki 23 kelompok nelayan dan menjadi kelompok nelayan terbesar kedua di Kabupaten Lombok Utara setelah Desa Malaka. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan, terutama bagi para ibu yang belum tersentuh bantuan dari kabupaten.
Di tengah musim hujan, masyarakat Desa Sukadana tetap produktif karena selain sebagai nelayan, sebagian besar warga juga aktif di sektor pertanian, khususnya jagung dan ubi. Pemerintah desa juga telah membangun 71 Posyandu serta memaksimalkan program penanganan stunting yang berhasil ditekan dari tahun ke tahun. Selain itu, penguatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat terus dioptimalkan sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan warga.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir, memperkuat ketahanan keluarga pesisir, serta mendorong peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (red)




0Komentar