Lombok Timur (postkotantb.com) - Car Free Day Ahad (15/2) lalu selalu di penuhi dengan antusiiasnya masyarakat untuk menyaksikan bagaimana semaraknya penyelenggaraan .

Di tengah keriuhan Car Free Day (CFD), semangat kemandirian UMKM menyeruak dalam gelaran pameran hasil kolaborasi dengan PT.Amman Mineral dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Dibalik kemeriahan acara ,justru disitulah ​Ada cerita menarik yang dibagikan Sekda Kab.lombok Timur H.M.Juaini Taupik saat hadir mewakili bapak Bupati. ​Sekda sempat bernostalgia sewaktu dirinya menjabat sebagai camat, jika dulu bantuan korporasi seringkali berbentuk fisik seperti kendaraan dinas, kini sudah berubah total.
"Kalo sekarang nggak boleh karena divisinya berubah, namanya social impact, berarti harus langsung ke masyarakat," ungkapnya. 


Berawal dari pertemuan strategis pada 2024, sebuah komitmen besar disepakati untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai fokus utama, yang kemudian dikerucutkan pada penguatan peran UMKM lokal," katanya.

Melalui gelaran expo ini, kita menjadi saksi hasil nyata dari proses pelatihan panjang yang telah diberikan,"imbuhnya.

​Baginya hasil UMKM di Lombok Timur kini tampil jauh lebih berdaya! Fokus pada sektor pariwisata telah melahirkan pelaku usaha yang penuh percaya diri dalam memamerkan produk unggulan mereka.

Tak berhenti di sini, sinergi untuk tahun 2026-2027 sudah mulai dirancang dengan membidik isu pengelolaan sampah—sebuah isu krusial yang juga menjadi atensi Bapak Presiden,turut menjadi atensi Sekda Opik.


Menurutnya, pameran ini merupakan puncak final dari perjalanan panjang kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dengan divisi Social Impact PT AMMAN Mineral. 

Mari terus kita dukung bersama-sama UMKM di Lombok Timur,ungkapnya seraya mengajak masyarakat terus menyemarakkan UMKM sebagai ajang pameran hasil produk unggulan daerah," tandasnya. (Mul)