Lombok Utara, (postkotantb.com) - Semangat menyambut hari kemenangan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kecamatan Gangga dipastikan akan berlangsung meriah. Sebanyak 27 kontingen Remaja Masjid dari seluruh penjuru kecamatan telah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti Pawai Takbiran tingkat Kecamatan Gangga.
Kepastian ini diperoleh dalam rapat Technical Meeting (TM) yang diselenggarakan di Aula Kantor Camat Gangga pada Kamis, 12 Maret 2026 M (bertepatan dengan 22 Ramadhan 1447 H). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Gangga, Forkopimcam, Dewan Juri, Sekcam Gangga Nursim, para Kasi, staf Kessos, jajaran Sekretaris Desa (Sekdes), serta 27 ketua tim kontingen.
Acara yang dipandu oleh L. Firman Ardiyansyah (Analis Kessos) ini dibuka dengan arahan tegas dari Camat Gangga. Dalam sambutannya, Mahzan Zohdi menekankan bahwa tahun ini seluruh desa telah sepakat untuk memusatkan kegiatan di tingkat kecamatan dan tidak mengirimkan perwakilan ke tingkat kabupaten.
"Pawai takbiran kali ini berdekatan dengan perayaan hari besar umat Hindu, yakni Pawai Ogoh-ogoh dan Nyepi. Saya meminta seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sikap saling menghormati demi menjaga kondusivitas," tegas Mahzan.
Selain itu, Camat juga menginstruksikan tim juri yang terdiri dari unsur Danramil, Kapolsek, KUA, dan Tokoh Masyarakat untuk bekerja secara tegas dan independen guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Berdasarkan hasil kesepakatan TM, pelaksanaan pawai akan dibagi menjadi dua titik start untuk mengurai penumpukan massa :
1.Wilayah Timur: Peserta dari Desa Sambik Bangkol (Samba), Rempek, Rempek Darussalam, Segara Katon, dan Genggelang akan memulai start dari depan kantor Dikbudpora KLU (Lahan Bagian).
2.Wilayah Barat: Peserta dari Desa Selelos, Bentek, dan Gondang akan memulai start dari titik pengkolan Lekok.
Pelepasan peserta dijadwalkan dimulai pada pukul 21.00 WITA bagi kontingen yang telah tiba lebih awal di garis start.
Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Sekcam Nursim, Sekdes Samba, Hadianto, mengapresiasi tingginya antusiasme warga. Sementara itu, Muh. Isnaini yang mewakili Pemerintah Desa Gondang, memberikan masukan melalui pantun dan mempertanyakan detail penilaian serta keseragaman kostum.
Menanggapi hal tersebut, tim juri menyatakan komitmennya untuk menilai secara objektif. Adapun poin utama penilaian meliputi :
- Kualitas Suara Takbiran: Meliputi lagu, tajwid, dan fashohah (kejelasan suara asli).
- Kreativitas Lampion.
- Kerapian, Keseragaman, dan Ketertiban.
- Jumlah Peserta dan Faktor Keamanan.
Kasi PMD, Rahadianto, mengingatkan agar seluruh peserta menaati nota kesepahaman yang telah ditandatangani diatas meterai. Ia menegaskan, larangan penggunaan petasan atau mercon serta sanksi bagi peserta yang saling mendahului di jalur pawai. Sebagai langkah koordinasi cepat, panitia juga akan membentuk grup WhatsApp bagi seluruh perwakilan kontingen.
Pawai ini pada hakikatnya adalah ajang syiar untuk memeriahkan hari raya sekaligus kompetisi yang sehat. Para pemenang nantinya akan mendapatkan hadiah yang rencananya akan diserahkan pada saat acara Halal Bihalal tingkat kecamatan.
Pewarta: Jaharuddin.S.Sos





0Komentar