Laporan Syaiful Marjan Biro Sumbawa
Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Sejumlah massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (04/02/2026). Aksi tersebut menyoroti kelangkaan LPG 3 kilogram bersubsidi yang dinilai semakin menyulitkan masyarakat kecil.
Dalam orasinya, massa aksi menilai distribusi LPG 3 Kg tidak berjalan optimal dan regulasi yang ada dianggap belum tepat sasaran. Mereka juga mengkritisi lemahnya pengawasan sehingga gas bersubsidi kerap sulit ditemukan di tingkat pangkalan.
“Kami meminta pemerintah serius menangani persoalan ini. LPG 3 Kg diperuntukkan bagi masyarakat miskin, namun faktanya masih sulit didapat,” tegas salah satu orator.
Menanggapi aksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut baik aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Pemkab memberikan ruang diskusi terbuka dengan menerima perwakilan massa aksi di ruang rapat Kantor Bupati Sumbawa.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Kepala Bagian Ekonomi Ivan Indra Jaya, ST., MMT., Kepala Dinas Perdagangan, serta Asisten Pemerintahan, untuk mendengarkan secara langsung aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
Dalam kesempatan itu, Ivan Indra Jaya menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah sesuai kewenangan yang dimiliki untuk mengatasi persoalan kelangkaan LPG 3 Kg.
“Kami sudah melakukan upaya maksimal sesuai batas kewenangan daerah. Kami telah bersurat kepada PT Pertamina (Persero) untuk meminta data kebutuhan dan distribusi LPG 3 Kg sebagai bahan evaluasi menyeluruh. Namun respons dari pihak Pertamina membutuhkan waktu,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa Pemkab telah melakukan pemetaan ke sejumlah pangkalan LPG. Jika ditemukan pelanggaran dalam distribusi, pemerintah daerah langsung memberikan sanksi tegas, bahkan hingga pencabutan izin operasional.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat dari Polres Sumbawa, dan massa membubarkan diri secara kondusif setelah dialog selesai. (Jhey)




0Komentar