Mataram, (postkotantb.com) – Kapolda NTB Edy Murbowo didampingi Wakapolda memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Minggu I terkait kesiapan pengamanan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 di Gedung Presisi Polda NTB, Selasa (17/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda NTB, pimpinan masing-masing Satgas Operasi Ketupat Rinjani 2026, serta diikuti secara virtual oleh seluruh Kapolres/ta jajaran dari wilayah masing-masing.
Dalam rapat tersebut, Kapolda NTB memberikan sejumlah arahan strategis setelah mendengarkan paparan dari para Kasatgas dan Kapolres/ta terkait kesiapan pengamanan dua momentum besar keagamaan yang berlangsung berdekatan, yakni Nyepi dan Idul Fitri.
Kapolda menegaskan, bahwa kolaborasi lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan di lapangan. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait harus benar-benar diimplementasikan secara nyata.
“Strategi kolaborasi lintas sektoral menjadi kunci utama dalam mencapai keberhasilan pengamanan. Apa yang sudah direncanakan dalam rapat harus benar-benar dilaksanakan di lapangan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya strategi toleransi dalam menjaga stabilitas keamanan, mengingat pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
Kapolda juga menginstruksikan kepada seluruh Kapolres/ta agar lebih responsif dalam menindaklanjuti laporan intelijen di wilayah masing-masing sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.
“Seluruh Kapolres harus segera mengeksekusi setiap laporan intelijen sebagai langkah cepat dalam mengantisipasi permasalahan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh jajaran dapat bekerja maksimal sehingga rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 di wilayah Nusa Tenggara Barat dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
“Intinya, bagaimana kedua perayaan ini dapat berjalan berdampingan dengan aman dan lancar,” tutup Kapolda. (red)



0Komentar