Lombok Utara, (postkotantb.com) – Sebanyak 159 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Jangkar, Desa Sama Guna, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengeluhkan sempitnya akses jalan masuk menuju dusun mereka.
Keluhan tersebut disampaikan melalui perwakilan masyarakat Sabdanom dalam pertemuan dengan anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara I Made Karyase di kediamannya di Plawira, Minggu malam (18/10/2026) pukul 20.10 WITA.
Menurut warga, sempitnya jalan masuk membuat Dusun Jangkar menjadi salah satu dusun terisolir di Desa Sama Guna. Warga berharap adanya pembukaan jalan baru agar mendapat penyetaraan infrastruktur seperti dusun lainnya.
"Masyarakat Dusun Jangkar yang berjumlah 159 KK ini mengeluh terkait sempitnya jalan masuk. Maka dari itu masyarakat mengharapkan supaya segera dibukakan jalan baru, supaya Dusun Jangkar tidak lagi menjadi dusun yang terisolir dan mendapatkan penyetaraan infrastruktur seperti dusun-dusun yang lain," ujar Sabdanom.
Respon Cepat DPRD KLU
Menanggapi keluhan tersebut, I Made Karyase merespon serius. Ia menyatakan akan segera membahas persoalan ini dengan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Utara pada rapat yang akan datang.
Bahkan, ia berencana menghubungi langsung Kadis PUPR terkait pembukaan jalan baru menuju Dusun Jangkar tersebut.
"Persoalan 159 KK di Dusun Jangkar ini akan segera saya bahas dengan Kadis PUPR di rapat nanti. Saya juga akan hubungi langsung Kadis PU terkait pembukaan jalan baru ini," tegas Made Karyase.
Warga berharap janji tersebut segera terealisasi agar 159 KK di Dusun Jangkar tidak lagi terisolir dan dapat menikmati pembangunan yang merata di Kabupaten Lombok Utara. (Tim Investigasi)


0Komentar