Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa keberhasilan seorang kepala desa tidak semata-mata diukur dari kemenangan dalam pemilihan, melainkan dari kemampuan menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat melantik 18 kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Aula H. Madilao ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (19/10/2026).
Bupati mengingatkan jabatan kepala desa merupakan amanah yang harus dijalankan penuh tanggung jawab. Setelah proses demokrasi selesai, seluruh kepala desa diminta meninggalkan perbedaan pilihan politik dan kembali merangkul masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun dukungan saat pemilihan.
Menurut Bupati, kepala desa memiliki posisi strategis karena menjadi ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, kehadiran pemerintah desa harus memberikan manfaat melalui pelayanan yang baik, pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab, serta pembangunan yang menyentuh kepentingan warga.
Pilkades Serentak 2026 sendiri telah dilaksanakan pada 7 September 2026 di 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan dengan melibatkan 67 calon kepala desa. Dari hasil tersebut, 18 kepala desa terpilih mengikuti pelantikan, sedangkan dua kepala desa terpilih tidak dapat dilantik karena telah meninggal dunia.
Bupati menekankan tiga hal utama yang harus menjadi perhatian para kepala desa:
Pertama, membangun tata kelola pemerintahan desa yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
*Kedua,* memastikan pengelolaan keuangan desa dilakukan secara jujur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
*Ketiga,* menggali serta mengembangkan potensi desa sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia juga meminta para kepala desa menyelaraskan program pembangunan desa dengan arah pembangunan Kabupaten Sumbawa melalui visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.
Dukungan terhadap program prioritas daerah, termasuk Sekolah Rakyat dan Sumbawa Hijau Lestari, diharapkan menjadi bagian kontribusi nyata pemerintah desa. Di sektor pendidikan, kepala desa diminta membantu pendataan anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan lebih baik. Sementara dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, pemerintah desa diharapkan berperan aktif menggerakkan masyarakat menanam pohon dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Bupati berharap para kepala desa yang baru dilantik segera bekerja, membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten.
"Kemenangan sesungguhnya adalah ketika masyarakat merasakan perubahan nyata selama saudara memimpin," tegas Bupati.
Dengan mengedepankan pelayanan, integritas, dan pembangunan berorientasi kesejahteraan warga, para kepala desa diharapkan mampu menjadikan desa sebagai fondasi penting mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (Jhey)





0Komentar