Lombok Timur, (postkotantb.com) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lombok Timur terkendala anggaran yang belum ditransfer ke masing-masing rekening panitia Pilkades.
Sejumlah panitia Pilkades yang dikonfirmasi menyebutkan belum menerima anggaran sepeserpun.
"Saya belum ada menerima bahkan belum ada dana masuk di rekening panitia," kata salah satu Panitia Pilkades Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, H. Khairul Azmi.
Dia berharap kepada pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) agar segera mencairkan anggaran Pilkades agar panitia bisa bekerja sesuai aturan tanpa beban.
"Tapi sebagai tanggung jawab kita Pilkades serentak ini harus sukses, walaupun belum ada anggaran masuk di rekening. Mengatasi persoalan ini kita harus ambil sikap entah pinjam sana sini dulu, untuk itu terpaksa kita pinjam sana sini, kan tidak elok jika demikian modelnya," ujarnya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Lombok Timur saat dikonfirmasi lewat kontak pribadinya menyebutkan anggaran Pilkades serentak di Kabupaten Lombok Timur memang belum bisa dicairkan karena masih menunggu persetujuan anggaran APBD perubahan dari Pemerintah Provinsi NTB.
Ditanya apakah ada solusi dan saran yang diarahkan kepada pihak panitia Pilkades, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Lombok Timur terkesan bungkam, alias tidak menjawab chat lagi sampai berita ini diturunkan.
Pewarta: Multasri


0Komentar