Lombok Barat, (postkotantb.com) - Dukungan terhadap produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya disampaikan melalui ajakan. Dukungan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya dengan membeli dan menggunakan produk lokal. Pesan inilah yang terlihat dalam gelaran Lombok Barat Creative Expo 2026 di Bencingah Agung, Sabtu malam (7/11/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lombok Barat, H. Saepul Akhkam, bersama sejumlah kepala OPD menunjukkan dukungan secara langsung dengan membeli produk-produk yang dipamerkan pelaku UMKM. Tindakan sederhana tersebut menjadi bentuk keberpihakan sekaligus contoh bagi aparatur pemerintah dan masyarakat untuk lebih mencintai produk daerah sendiri.
Menurut Saepul Akhkam, setiap penyelenggaraan event daerah seharusnya tidak berhenti pada kemeriahan acara. Lebih dari itu, kegiatan seperti Creative Expo harus mampu memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan usaha masyarakat.
Ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menjadi garda depan dalam mendukung UMKM, tidak hanya melalui promosi, tetapi juga dengan menggunakan dan membeli produk lokal.
Semangat tersebut juga diperlihatkan Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha. Saat meninjau stan pameran, ia membeli produk tenun Toti Mori dari Desa Kebon Ayu. Produk tersebut selanjutnya diperkenalkan kepada para tamu undangan pada malam penutupan sebagai salah satu upaya memperluas pengenalan tenun khas Lombok Barat.
Wakil Bupati mengungkapkan pengalamannya ketika menghadiri kegiatan Dekranasda tingkat nasional. Saat itu, ia merasa perlu mendorong agar produk tenun Lombok Barat semakin dikenal dan memiliki tempat di tingkat nasional. Sebagai bentuk keberpihakan, ia mendorong rencana penerbitan Peraturan Bupati yang mewajibkan ASN menggunakan tenun Lombok Barat satu hari dalam setiap bulan mulai tahun 2027.
Lombok Barat Creative Expo 2026 sendiri menghadirkan beragam kreativitas masyarakat, mulai dari produk industri rumahan, kerajinan, kuliner, produk UMKM hingga kreasi modifikasi sepeda motor. Kegiatan yang ditutup Wakil Bupati tersebut dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Barat H. Utman Rifqi, para kepala OPD dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam membangun ekosistem ekonomi daerah. "Mari kolaborasi, jangan bekerja sendiri-sendiri, buang ego sektoral," pesannya.
Di tengah upaya tersebut, Diskominfotik Lombok Barat turut mengambil peran melalui penguatan publikasi dan promosi berbagai potensi serta produk unggulan daerah. Promosi diharapkan tidak hanya memperkenalkan produk kepada masyarakat, tetapi juga membangun kebanggaan dan kesadaran untuk menjadikan produk lokal sebagai pilihan.
Sebab, ketika ASN dan masyarakat mulai menggunakan produk UMKM sendiri, dukungan terhadap pelaku usaha tidak lagi sebatas slogan. Ada perputaran ekonomi yang tercipta, ada usaha masyarakat yang terus tumbuh, dan ada kebanggaan terhadap produk daerah yang semakin kuat. (Ramli Jamak)





0Komentar