Monday, October 23, 2017

Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi Banyak Kemajuan Meski Belum Sempurna


Mataram (postkotantb.com)- Komunitas Islam Nusantara (KIN) menggelar jumpa pers Sosialisasi Keberhasilan tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK dalam pembangunan di bidang infrstruktur, maritim, ekonomi dan pangan (IMEP) 

Hadir sebagai pembicara adalah Rektor Universitas Islam Negeri Mataram Dr. Mutawali M.Ag, Sekjen Partai Nasdem Lombok Tengah Ahmad SH dan Sekjen GP Anshor Irfan Suryadinata. 

Dr. Mutawali M.Ag rektor UIN Mataram mengatakan tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK membawa perubahan. Khusus di bidang keagamaan menurut Dr. Mutawali ada interaksi yang luar biasa antar umat beragama dan antar umat islam. Di bandingkan dengan negara timur tengah yang kini telah berkonflik. Kelompok minoritas juga mendapat perhatian, dan merasa nyaman.

Sementara di bidang ekonomi Rektor UIN ini mengatakan progres ekonomi menunjukan peningkatan. 

"Peresmian KEK Mandalika merupakan prestasi yang luar biasa, namun peresmian ini jangan di lihat hasil dalam waktu singkat tetapi presiden meletakan pondasi awal pembangunan. Jadi tidak ada kekawatiran terhadap pemerintahan jokowi." paparnya. 

Sementara Sekjen Partai Nasdem Kabupaten Lombok Tengah Ahmad SH Mengingatkan kembali tentang nawacita, sembilan cita-cita untuk membangun negara menjadi negara yang maju mandiri dan kuat. 
Di antara sembilan cita cita bangsa yang paling pokok menurut Memet sapaan akrabnya adalah pembangunan karakter building yang tidak ada dalam pemerintahan sebelumnya. Pembangunan karakter mental bangsa sangat penting.

Memet menjelaskan 4710 triliun anggaran yang telah di habiskan untuk pembangunan infrastruktur. Kendala yang di hadapi negara adalah moda transportasi untuk melakukan interkoneksi antar daerah. Jokowi dalam kurun waktu tiga tahun mampu membuka akses untuk daerah terisolir. Tahun 2017 menurut Memet perkembangan ekonomi positif, 5,2 persen.

Meski memperlihatkan kemajuan dalam tiga tahun pemerintahan namun sisa dua tahun kepemimpinan Jokowi masih ada yang harus di benahi yakni meningkatkan pelayanan publik dan kedua adalah reformasi birokrasi. Menurutnya ASN selama ini tidak profesional. 
Sementara Irfan menyatakan Jokowi bukan orang yang anti kritik, selama tiga tahun era pemerintahan sangat terbuka atas kepemimpinannya. Persoalan agraria dan nelayan menjadi perhatian khusus pemerintahan Jokowi-JK. Selama kepemimpinannya banyak yang berubah dan Jokowi-JK bekerja untuk kepentingan rakyat.(RZ)

No comments:

Post a Comment