Mataram (postkotantb.com)- Pasangan Calon Gubernur dan Wakil
Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah turut
prihatin dengan kejadian bencana banjir di Kabupaten Dompu yang terjadi pada
Senin (5/3) kemarin. Zul-Rohmi berharap penanganan pasca bencana dapat
berlangsung cepat baik itu dari pemerintah NTB.
"Kami
turut prihatin dan sangat berduka untuk masyarakat Dompu dan Bima yang terkena
bencana banjir. Kami mendukung upaya pemerintah kabupaten dan provinsi untuk
segera menangani," kata Dr Zul, Selasa (6/3).
Selain itu
Dr Zul menghimbau agar tragedi banjir di Dompu tidak dijadikan
permasalahan besar untuk saling menyalahkan karena hal tersebut kontraproduktif
dengan upaya penanggulangan tanggap darurat oleh Pemda Dompu, BNPP maupun
elemen masyarakat lain." Bencana banjir Dompu harusnya dijadikan *early
warning* semua kalangan agar kejadian tidak terulang lagi dengan cara membenahi
kondisi ekosistem di Dompu secara terpadu dan holistik dari hilir sampai
hulu," lanjut Dr Zul.
Bagi Dr Zul
setiap bencana alam yang terjadi itu menandakan daya dukung lingkungan setempat
terganggu dan tidak berimbang." Untuk itu tradisi gotong royong antar
warga untuk kebersihan lingkungan setempat perlu digalakkan lagi ,"
sambung Cagub Zul Rohmi yang tetap energik dan bugar ini.
Duet paslon
yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat ini menyerukan
kepada elemen pemerintah dan masyarakat untuk bekerja keras membantu masyarakat
dalam memulihkan kondisi pasca banjir. Doktor Zul menginginkan masyarakat Dompu
dapat beraktivitas normal kembali.
Dalam
kesempatan berbeda, Sitti Rohmi mendoakan petugas lapangan baik itu dari
Tagana, BNPB, TNI Polri serta relawan untuk tiada henti bekerja keras membantu
masyarakat. Kakak kandung Gubernur NTB M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang itu
berharap petugas lapangan selalu diberikan kesehatan agar maksimal dalam
menjalankan tugas.
Sitti Rohmi
juga mengingatkan warga NTB agar senantiasa waspada dan berhati hati dengan
cuaca yang tidak menentu ini. " Banjir Dompu tentu tidak berdiri sendiri .
Ada faktor lain yang mempengaruhi lemahnya daya dukung lingkungan di wilayah
tersebut," ujarnya.
Kedepannya
lanjut Sitti Rohmi para stakeholder di NTB perlu duduk bareng untuk membuat
roadmap Peta penanggungan bencana di setiap wilayah secara simultan dan
holistik ." Ini penting agar ada kesatuan plan action antar wilayah dalam
penanganan bencana sekaligus upaya pencegahannya," lanjut Sitti Rohmi yang
juga Rektor Universitas Hamzanwadi.
Sebagai
bentuk belasungkawa terhadap korban banjir ini, Zul-Rohmi berniat mengirimkan
bantuan dalam waktu dekat. Mereka ingin membantu meringankan korban yang
mengalami kerugian nyawa dan materi.
"Kami
akan segera mengirimkan bantuan," ujar Rohmi.
Sejumlah titik
di Kabupaten Dompu di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami banjir pada
Senin (5/3). Sementara data penduduk yang terdampak musibah ini mencapai 3 ribu
jiwa. Selain rumah warga, banjir juga membuat sejumlah fasilitas umum seperti
Rumah Sakit Umum Daerah rusak. (Eka)


0Komentar