Mataram (postkotantb.com)- Pilkada
gubernur NTB telah berakhir, dan KPUD NTB sudah menetapkan pasangan Dr
Zulkieflimansyah dan Dr Sttiti Rohmi djalilah sebagai gubernur dan wakil
gubernur NTB periode 2018-2023.
"DPW PKB NTB mengucapkan selamat
dan sukses. PKB berkeyakinan, inilah pilihan terbaik bagi warga NTB," Kata
Ketua DPW PKB NTB, H.L. Hadrian Irfani pada Minggu (8/7).
Menurutnya, Bang Zul sangat layak melanjutkan ikhtiar TGH. Muhammad Zainul
Majdi untuk membangun Nusa Tenggara Barat yang lebih gemilang. Baginya sosok
Zulkieflimansyah, merupakan cerminan TGB selaku pemimpin muda yang penuh dengan
konsep intelektual membangun daerah.
“TGB mampu membawa NTB berkembang
pesat saat ini. Jadi insya Allah dipimpin Dr Zul, NTB akan makin maju dan
mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Selamat Bang zul dan Bu rohmi, PKB
akan mendukung dan mengawal segala kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur
pilihan rakyat ini," katanya.
Lalu Hadrian menambahkan, dengan
intelektualitas yang dimiliki serta jaringan yang luas, baik dalam negeri maupun
luar negeri, Dr Zul akan mampu melanjutkan ikhtiar pembangunan yang sudah
dilaksanakan oleh TGB menuju NTB gemilang.
Mewakili nama PKB, ia berharap agar
Zul-Rohmi dapat merangkul semua kalangan dan golongan untuk keberlangsungan
pembangunan di NTB. Serta menjadi hajatan dalam rangka pemerataan kesejahteraan
bagi seluruh masyarakat bumi gora.
"Semoga visi dan misi yang
disosialisasikan ke masyarakat pada saat kampanye, dapat dilaksanakan dan
diterapkan. Masyarakat sudah menunggu gebrakan gebrakan Zul-Rohmi utk NTB lima
tahun yg akan datang," tandasnya.
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi
Djalilah mengantongi 811.945 suara atau sebasar 31,80%, disusul pada posisi
kedua pasangan Suhaili Fadil Thohir dan Muhammad Amin dengan perolehan 674.602
suara atau senilai 26,42%, kemudian pasangan Ahyar Abduh dan Mori Hanafi
dengan 637.048 suara atau 24,95%. Sementara pasangan non partai alias
independen Ali Bin Dachlan dan Lalu Gede Sakti, harus puas dengan memperoleh
430.007 suara atau 16,84%. Perolehan suara ini berdasarkan hasil pleno resmi KPU
NTB, dengan rincian jumlah suara sah sebanyak 2.553.602 dan suara tidak sah
sebanyak 84.364 suara. (Eka)


0Komentar