Lombok Timur. (postkotantb.com) - Ratusan jamaah mengikuti kegiatan Ziarah Mahabbah Kubra di Lombok Timur dengan pengawalan ketat lintas instansi. Total peserta mencapai lebih dari 250 orang, termasuk panitia yang terlibat dalam perjalanan religi tersebut.

Direktur LSM Garuda Indonesia, M. Zaini, menyebut pengawalan menjadi kunci utama kelancaran kegiatan. Ia menegaskan koordinasi dilakukan sejak awal untuk memastikan perjalanan berjalan aman dan tertib.

“Ada sekitar 221 jamaah dan panitia 30-an orang yang ikut. Itu yang kita kawal,” ujar M. Zaini pada Selasa (31/03/2026).


Dia menambahkan, jumlah peserta yang besar membutuhkan pengaturan teknis yang matang selama perjalanan. Kegiatan itu berlangsung pada hari Minggu, 29 Maret 2026. 

Pengawalan dilakukan bersama Patwal Satlantas Polres Lombok Timur dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur. Kehadiran petugas di lapangan memastikan rombongan dapat bergerak lancar tanpa hambatan berarti.

Selain itu, tim medis dari RSUD dr. Sujono Selong juga turut dilibatkan untuk mengantisipasi kondisi darurat. Hal ini menjadi bagian dari standar keamanan yang diterapkan panitia dalam kegiatan berskala besar.

“Terima kasih kepada Patwal Lantas Polres Lombok Timur, Dishub Kabupaten Lombok Timur, dan tim medis dari RSUD dr. Sujono Selong,” katanya. 

Zaini menilai sinergi antarinstansi menjadi faktor penting suksesnya kegiatan.


Ziarah Mahabbah Kubra sendiri merupakan agenda tahunan yang mengunjungi sejumlah makam ulama di Lombok Timur. Selain sebagai perjalanan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai daerah.

Dengan pengawalan yang solid, kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Panitia berharap model kolaborasi ini bisa terus dipertahankan untuk kegiatan serupa di masa mendatang. (red)