Idrus Marham Manuver Politik TGB Perlu Didukung
Mataram (postkotantb.com)- Langkah politik Gubernur NTB TGB Zainul Majdi yang mendukung Jokowi memimpin Indonesia dua periode terus menuai pro kontra. Tidak terkecuali petinggi Golkar Idrus Marham juga memberikan tanggapan terhadap pernyataan yang di lontarkan oleh TGB tersebut. 

Menurut Idrus langkah politik TGB sangat strategis dan rasional. Apa yang di lakukan oleh TGB yakni mendukung Jokowi untuk memimpin kembali Indonesia di nilai oleh Idrus Marham sebagai bentuk mementingkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. 

Di singgung apakah Golkar mendukung langkah TGB tersebut, mantan Sekjen Partai berlambang pohon beringin tersebut menyatakan semua pihak harus mendukung langkah politik TGB tersebut. Sementara di tanya apakah TGB memiliki peluang mendampingi Jokowi pada pilpres nanti, Idrus mengatakan semua calon mempunyai peluang termasuk TGB. 

Apakah Golkar akan ikut memasangkan TGB dengan Jokowi, Idrus Marham menegaskan aspirasi internal Golkar saat ini sepakat mencalonkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai cawapres Jokowi. Meski demikian keputusan siapa yang akan menjadi cawapres nanti merupakan keputusan Jokowi bersama dengan ketua umum partai yang mengusung ucap Idrus kepada awak media di Hotel Lombok Raya, Jum'at (6/7). 

"untuk siapa yang menjadi cawapres nanti itu keputusan dari pak Jokowi bersama ketua ketua partai yang mengusung, ada pembicaraan nanti mengenai siapa yang akan mendampingi pak Jokowi, akan ada pertemuan untuk penentuan cawapres itu," ujar Idrus Marham.

Namun menurut Idrus Marham untuk bisa mendampingi Jokowi Cawapres harus memenuhi sejumlah syarat diantaranya cawapres yang di pilih mampu membuat solid dukungan partai partai pengusung, mampu memberikan pengaruh kemenangan minimal 65 persen, tidak hanya kepemimpinan yang harmonis tetapi juga produktif dan memberikan kontribusi terhadap jalannya pembangunan di negara ini. 

"yang paling penting kriteria cawapres pak Jokowi mampu membuat dukungan partai tetap solid dan tidak pecah, selain itu memberikan kontribusi kemenangan minimal 65 persen suara, ini penting terutama calon wakil presiden memiliki elektabilitas yang tinggi," tandasnya. 

Idrus kembali menegaskan bahwa peluang TGB untuk mendampingi  Jokowi masih terbuka terlebih sosok TGB merupakan kepala daerah dua periode berprestasi sekaligus akademisi. Meski demikian penentuan cawapres nanti tetap di tangan Jokowi dan para ketua ketua partai pengusung ujar petinggi Golkar yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Sosial. (RZ)