Kombes Pol Arman Achdiat Berharap di Hut Bhayangkara Kesadaran Masyarakat Berlalu lintas Semakin Baik
Mataram (postkotantb.com)- Usia 72 tahun bukanlah usia muda bila merujuk pada usia hidup manusia. Di usia yang cukup "tua" ini bagi jajaran korps coklat Kepolisian Republik Indonesia yang merayakan hari jadinya tentunya akan bermakna istimewa, terlebih di usia ini Korps Coklat sedang meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menghilangkan stigma negatif yang melekat di masyarakat sebagai kesatuan yang di takuti.

Usia 72 tahun juga menjadi usia yang cukup bermakna bagi kesatuan lalu lintas Polda NTB. Diusia yang terbilang matang inovasi dan peningkatan pelayanan menjadi perioritas utama jajaran satuan lalu lintas Polda NTB.

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Arman Achdiat mengatakan dalam rangka HUT Polri yang ke 72 menyadari bahwa apa yang di perbuat di bidang pelayanan masih belum maksimal namun upaya yang di lakukan antara lain Program Pahala dan Program Trampolin, dua program unggulan Ditlantas Polda NTB ini sudah direncanakan secara stimultan yang dilakukan oleh seluruh jajaran lalulintas Polda NTB.

"Program di bidang pelayanan ini untuk mewujudkan bahwa kita akan selalu berupaya melaksanakan giat pelayanan yang bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, upaya peningkatan kinerja selalu kita analisa dan evaluasi untuk perbaikan yang lebih baik," paparnya.

Mantan Kapolres Karawang inipun menghimbau masyarakat agar tertib berlalulintas. Tertib lalu lintas lanjut Aa Arman Panggilan akrabnya bukan hanya untuk personal namun tujuan nya adalah untuk seluruh pemakai jalan dimana keselamatan yang paling diutamakan dimana dalam berlalulintas harus paham betul tentang aturan dan etika dalam berlalu lintas.

"Kondisi saat ini masih ada masyarakat yang belum menyadari dan paham tentang arti keselamatan itu sendiri, dimana masih terlihat pengguna roda 2 mengabaikan penggunaan helm, menggunakan hp saat mengendarai, banyak yang menggunakan kendaraan dengan kecepatan tinggi dan masih banyak lagi secara kasat mata yang sangat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya," ujarnya.

Ia berharap ketertiban berlalu lintas  mutlak di lakukan karena dengan tertib berlalu lintas akan mencerminkan pribadi masyarakat.

"Provinsi NTB merupakan pulau seribu masjid dan juga merupakan salah satu tujuan wisata di Indonesia, oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat bersama-sama mulai dari keluarga  kita sampai dengan lingkungan masyarakat untuk tertib bermasyarakat dengan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku demi keselamatan kita semuannya," pungkasnya.(RZ)