Gubernur NTB dan Bupati KLU jenguk korban gempa di rumah sakit Tanjung
Mataram (postkotantb.com)- Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 7,0 scala richter mengguncang Lombok Nusa Tenggara Barat, minggu (5/8) pukul 19:40 wita. 

BMKG merilis pusat gempa berada di Kabupaten Lombok Utara dengan kedalaman 15 km. Gempa yang terjadi pada minggu ini lebih besar kekuatannya di banding gempa pada tanggal 29 Juli lalu. Bahkan BMKG menyatakan peringatan potensi tsunami meski beberapa waktu kemudian peringatan tersebut di cabut. 

Akibat gempa ini ribuan rumah di Lombok Utara, Lombok Barat, Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Timur mengalami kerusakan baik rusak ringan hingga berat. Selain itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis daftar korban yang meninggal dunia mencapai puluhan orang. 

Sebagian besar korban meninggal dunia berada di wilayah Kabupaten Lombok Utara yang merupakan pusat gempa. Korban yang meninggal akibat terkena reruntuhan bangunan dan meninggal di tempat. Sementara sejumlah korban lainnya meninggal saat menuju rumah sakit. 

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat tidak tinggal diam. Selain memberikan himbauan kepada warga agar tetap tenang, Gubernur NTB TGH Zainul Majdi melakukan pengecekan terhadap korban gempa. Bahkan bersama bupati KLU, gubernur mengunjungi korban gempa yang berada di rumah sakit Tanjung KLU. 

Sampai Senin (6/8) pagi, gempa susulan masih terjadi dengan kekuatan yang kecil. Para warga masih bertahan di luar rumah karena takut terjadinya gempa lagi.(RZ)