Ribuan masyarakat membubuhkan tanda tangan penolakan pergantian nama LIA
Mataram (postkotantb.com)- Penolakan diubahnya nama Bandara International Lombok/ Lombok International Airport menjadi Zainuddin Abdul Madjid International Airport oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di lakukan dengan menggelar Istigotsah dan pembubuhan cap tanda tangan darah di atas spanduk raksasa. 

Ribuan masyarakat Lombok Tengah menggelar istigotsah di pertigaan jalan depan Rumah Makan Cahaya dan jalan di depan D'Praya Hotel Penujak. Bupati Lombok Tengah Suhaili FT mengatakan dirinya tegas menolak perubahan nama bandara tersebut. Menurutnya masyarakat Lombok Tengah dari sebelum berdirinya bandara ini telah melalui berbagai persoalan yang kompleks. 

Suhailipun menegaskan dirinya pasang badan bila LIA atau BIL ini tetap di rubah namanya menjadi Zainuddin Abdul Madjid International Airport. 

"saya tidak ikhlas, saya tidak rela nama bandara di ganti, saya akan pasang badan dan saya siap mengundurkan diri sebagai bupati bila nama bandara tetap di ganti," ujar Suhaili dalam orasinya. 

Selain menggelar istigotsah ribuan masyarakat Lombok Tengah juga membubuhkan tanda tangan di kain putih sebagai bentuk penolakan diubahnya nama LIA menjadi ZAMIA. Kementerian Perhubungan dalam suratnya meresmikan perubahan nama LIA menjadi ZAMIA.(Win)