Monday, December 24, 2018

Koalisi Cinta Damai Tolak Kedatangan Neno Warisman Ke Lombok

Aksi penolakan kedatangan Neno Warisman di gelar ratusan pemuda yang tergabung dalam koalisi cinta damai di perempatan Bank Indonesia, Senin (24/12)
Mataram (postkotantb.com)- Ratusan pemuda yang tergabung dalam Koalisi Cinta Damai menolak rencana kedatangan Neno Warisman ke Lombok akhir bulan ini. Ratusan pemuda ini menggelar aksi penolakan di perempatan Bank Indonesia, Senin (24/12). Kordinator aksi Taupik Hidayat menjelaskan bahwa aksi penolakan tersebut digelar murni karena tidak ingin masyarakat pulau Lombok terpecah belah. 

"Kita ketahui bersama di berbagai daerah yang dihadiri oleh Neno Warisman selalu kontroversial, selalu ditolak, tentu ini ada sebabnya, setelah kami tracking di berbagai media,  memang kami temukan video dakwah dalam berbagai gerakan beliau menjelang pilpres ini bagi saya pribadi dan kawan kawan itu meresahkan, 

Taupik menegaskan bahwa penolakan terhadap Neno Warisman karena dalam setiap kunjungan dan kegiatannya di anggap menyebarkan ujaran kebencian dan permusuhan. Iapun mengaku tidak antipati terhadap personal Neno Warisman, namun kegiatan dakwah yang mendukung salah satu capres dan mengutarakan kebencian dengan pendukung capres yang lain menjadi dasar di tolaknya kedatangan Neno Warisman ke Lombok. 

"Tidak ada kapasitas kami untuk menolak siapapun yang datang ke NTB,  Prabowo datang waktu itu gak kami demo, begitupun waktu Sandiaga Uno datang,  kami apresiasi kok kedatangan beliau beliau, beda halnya dengan kedatangan Neno Warisman,  silahkan anda tonton video video nya di youtube  Menurut kami tidak elok seorang yg faham agama membangun narasi politik yang bagi kami dapat memecah belah kerukunan kita," pungkasnya. 

Dalam aksi ini mereka menyampaikan empat tuntutan diantaranya meminta gubernur menolak kedatangan Neno Warisman ke NTB, menolak provokasi dan politisasi dalam bentuk apapun, menolak segala bentuk penyebaran berita hoax dan mendukung serta mendorong terciptanya pemilu legislatif dan pilpres yang jujur dan adil.(RZ) 

No comments:

Post a Comment