Wednesday, January 2, 2019

Si Jago Merah Lalap 9 Ruko, Butuh Waktu 8 Jam Api Bisa Dipadamkan


Pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang menghanguskan 9 ruko di jalan Selaparang Cakranegara Rabu dini hari (2/1)
Mataram (postkotantb.com)- Kebakaran hebat melanda komplek ruko di jalan Selaparang Lingkungan Negara Sakah Utara, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara Mataram, Rabu dini hari 2 Januari 2019.

Dari laporan sementara kebakaran di picu terjadinya arus pendek yang membakar sembilan ruko yang berada di kawasan ini. Kebakaran bermula dari adanya arus pendek yang membakar kabel. Api kemudian membesar bahkan terdengar ledakan dari dalam ruko yang terbakar. 

Ledakan yang terdengar hingga beberapa kilometer dari lokasi kebakaran di akibatkan terbakarnya kembang api dan petasan. Ruko yang terbakar merupakan toko yang menjual mainan anak anak dan kembang api. 

Kerasnya suara ledakan di dengar oleh Yuni warga yang tinggal di perumahan Permata Kota Selagalas. Ia mengatakan dirinya terbangun jam dua dini hari karena mendengar suara ledakan yang terus menerus karena terbakarnya kembang api.

"Iya saya kaget saya kira ada apa, tengah malam kok ada suara petasan tetapi ini ledakannya kayak bersahutan, setelah saya buka media sosial saya baru tahu kalau ada toko yang terbakar yang menjual kembang api, pantesan ledakannya tidak berhenti," ujarnya. 

Besarnya api kemudian merembet ke toko sebelahnya hingga melalap delapan ruko yang berada di sebelah toko mainan yang terbakar tersebut. Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mataram yang mendapat laporan terjadinya kebakaran langsung menerjunkan empat unit mobil Damkar untuk menjinakkan api. Namun besarnya api membuat petugas kewalahan. 

Untuk menjinakan api, Damkar Lombok Barat dan Lombok Tengah serta Water Cannon milik Polda NTB serta Polres Mataram juga di terjunkan untuk menjinakan api. Di butuhkan waktu 8 jam untuk bisa menjinakan si jago merah.

Kabag Ops Polres Mataram Kompol Taufik menyatakan Polres Mataram telah berkordinasi dengan Laboratorium dan Forensik Denpasar untuk melakukan olah TKP serta penyelidikan penyebab kebakaran.

"Kami sudah berkordinasi dengan Labfor untuk melakukan penyelidikan dan olah tkp lebih lanjut untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran ini, kemungkinan besok baru akan datang," ujarnya di lokasi kebakaran, Rabu (2/1)

Akibat kebakaran ini di taksir total kerugian materi mencapai 8 milyar rupiah. Sementara belum ada laporan adanya korban jiwa akibat kebakaran hebat tersebut.(RZ)

No comments:

Post a Comment