Lombok Tengah (postkotantb.com)- Gelaran Musbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXVIII di Kabupaten Lombok Tengah resmi dibuka.

Acara pembukaan dilaksanakan di halaman SMPN 1 Janapria Kecamatan Janapria pada Jum’at (01/3/19). Dimulai dengan acara pawai taaruf yang dilaksanakan pada pagi harinya yang diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Yang membuat beda, MTQ tahun ini dihajatkan untuk benar-benar membumikan Al-Qur’an (Kalam langit) di Paer Tengaq (Lombok Tengah).

Hal itu ditegaskan Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT pada saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara ini pada Jum’at malam.

Dia mengatakan, gelaran MTQ tidak hanya sebagai acara seremonial belaka, tetapi harus-harus membawa dampak positif bagi pengembangan manusia dan SDM di daerah ini.

“Jangan sampai acara seperti ini hanya sebagai seremonial belaka, hanya untuk mengejar hadiah dan gelar juara semata, kita harus jadikan ajang ini sebagai wahana dan sarana untuk membangun manusia seutuhnya,” ucap Suhaili.

“Tujuan utamanya harus berorientasi untuk membumikan Al-Qur’an di Gumi Tastura ini,” sambungnya menggebu.

Lebih jauh Suhaili mengatakan, salah satu cara agar tujuan itu tercapai adalah kemasan MTQ kali ini harus berbeda. Dia mengusulkan, agar lokasi kegiatan tidak hanya terpusat di beberapa titik yang sudah ditentukan saja, tetapi juga harus disiarkan dan diumumkan di beberapa lokasi strategis yang menjadi pusat berkumpulnya masyarakat.

“Panitia harus bekerja ekstra, Camat Janapria khususnya harus membuat suasana di wilayah ini benar-benar disinari cahaya Qur’an. Semua pihak harus mengajak serta masyarakat untuk ikut serta walaupun hanya untuk menonton jalannya Musabaqah ini,” tegasnya.

Suhaili menambahkan, salah satu caranya adalah dengan memberikan siraman rohani sekitar 5 sampai 10 menit yang disampaikan oleh para tokoh agama yang kebetulan menjadi dewan hakim saat ini.

“Kan banyak ini para ulama, tuan guru yang jadi dewan hakim. Cobalah mulai tahun ini sebelum mulai lomba, ada pencerahan sejenis kultum, isinya ya masalah kehebatan Alqur’an dan lainnya lah, itu salah satu caranya agar tujuan itu tercapai,” cetusnya.

Dia berharap agar ajang ini bisa membuat perubahan ke arah yang lebih baik bagi masyarakat Lombok Tengah. “Sebab tidak hanya pembangunan fisik yang penting, tetapi juga pembangunan manusia jauh lebih penting,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Janapria, H.Mahlan, S.Sos yang langsung menjadi ketua panitia menjelaskan bahwa untuk MTQ kali ini diikuti oleh 715 peserta terdiri dari peserta putra, putrid dan cacat netra serta terdiri dari 120 dewan hakim dan panitera.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan sejak tanggal 1 Maret hingga 7 Maret 2019 yang berlokasi di 10 titik dengan arena utama berada di halaman SMPN 1 Janapria,” jelasnya.

Sebagai tambahan, 120 dewan hakim yang diketuai oleh H.Sabarudin dilantik pada Jum’at malam oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, HL Pahtul Bahri, S.IP. (fiq)