Mataram
(postkotantb.com)- Sebanyak 26 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) asal
Kabupaten Sumbawa Barat akan melakukan studi banding ke Malaysia. Guru-guru
tersebut dilepas Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi istri,
Hj. Niken Saptarini Widiyawati, di Pendopo Gubernur, Sabtu
(30/03).
Guru-guru yang akan mengikuti berbagai kegiatan selama lima hari
itu, diharapkan menjadi Duta masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTB.
Yaitu, di samping menimba ilmu untuk meningkatkan kapasitas diri, mereka dapat
menceritakan hal-hal baik tentang NTB.
"Dengan keramahan, keanggunan ibu-ibu di sana, masyarakat
Malaysia akan terkesan. Sehingga mereka datang studi banding di NTB, "
jelas Gubernur.
Doktor Zul, sapaan akrab Gubernur NTB itu berharap, para
guru tersebut dapat menjaga nama baik NTB di mata masyarakat Malaysia. Serta
tidak bertutur kata atau berperilaku yang membuat orang lain tidak merasa
terkesan.
Namun yang paling kata Gubernur, studi banding ini menjadi
wadah untuk membangun hubungan baik dengan negara lain. Sebab, hubungan baik
itu akan terjalin erat apabila sering bertemu.
Senada dengan Gubernur, Ketua TP. PKK NTB menyampaikan dukungan
atas kegiatan tersebut. Kegiatan itu kata Hj. Niken dapat memberi nilai tambah
bagi peningkatan ilmu pengetahuan bagi guru dan anak-anak NTB ke depan.
"ibu-ibu akan memberikan senyum, memberikan nilai-nilai
baik bagi anak-anak kita," ungkap Bunda PAUD NTB itu.
Karena itu, istri Gubernur itu meminta guru guru PAUD asal
Kecamatan Seteluk, KSB itu dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya . Sehingga,
apa yang diperoleh dan dipelajari di Negeri Jiran Malaysia itu, dapat
diterapkan dengan baik di NTB. Sehingga NTB Gemilang dapat terwujud sesuai
harapan.
Seperti yang beritakan sebelumnya, guru guru PAUD ini merupakan
mereka yang menyampaikan keluhannya kepada Gubernur saat kunjungan kerja
Gubernur di KSB Februari lalu. Saat itu, mereka menyampaikan bahwa sudah
puluhan tahun mereka mengabdi. Ketika pembukaan tes CPNS, mereka tidak
bisa mendaftar karena kelebihan umur.
Sebagai
bentuk perhatian pemerintah Provinsi NTB atas pengabdian mereka itu, Gubernur
kemudian memberikan mereka kesempatan untuk studi banding di Malaysia. (RZ)


0Komentar