-->

Tiga Investor Lirik Gili Tangkong, Gubernur Perintahkan Permudah Izin

, Tuesday, August 27, 2019 WIB Last Updated 2019-08-27T12:35:42Z

Gubernur NTB Dr.  Zul menggelar pertemuan dengan tiga orang investor yang akan mengembangkan kawasan Gili Tangkong
Mataram (postkotantb.com)- Sedikitnya tiga calon investor telah melirik gili tangkong untuk menjadi mitra kerja strategis. Gili yang terletak di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat itu rencananya akan dikelola oleh calon investor yang telah lulus seleksi.

Ketua panitia pemilihan mitra kerjasama pemanfaatan aset daerah Provinsi NTB, Dr. Prayitno Basuki,MA dihadapan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah pada rapat ekspose Rencana Induk Pengembangan (RIP) calon mitra Gili Tangkong, di ruang rapat BPKAD Provinsi NTB di Mataram, Selasa (27/8) menjelaskan bahwa sejumlah calon investor yang berminat tersebut sudah mengikuti tahap seleksi sejak awal.

"Dari 8 (delapan) calon investor, hanya ada tiga yang menyerahkan dokumen penawaran, yakni PT. Heritage Resort and Spas (Bintan), PT. Istana Cempaka Raya (Mataram), dan PT. Ananda Tangkong Paradise (Denpasar)”, jelasnya. 

Mengenai rencana mitra kerjasama ini, Gubernur NTB, Dr.H. Zulkieflimansyah menyambut baik niat para calon investor tersebut untuk ikut membantu mengembangkan daerah wisata di NTB.

Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu berharap agar dalam proses pemilihan mitra kerjasama tersebut, tidak ada yang dipersulit. Semuanya harus terbuka, tidak boleh ada yang ditutup tutupi atau dipersulit. Sehingga  para investor merasa senang dan nyaman untuk berinvestasi.

"Orang-orang (investor) akan segan berinvestasi didaerah kita bilamana tidak dibuat ribet" ujar orang nomor satu di NTB itu.

Gubernur doktor Zul juga menekankan kepada seluruh mitra untuk taat pada aturan. Ia mengingatkan jangan sampai ada oknum ataupun ASN  mempersulit niat baik para investor untuk menanam saham di wilayah NTB.

"Tugas Pemerintah Daerah adalah membantu dan memfasilitasi para investor. Jangan sampai ada kepala dinas ataupun staf yang bikin susah, karena jika prosesnya saja susah, orang -orang berpikir dua kali untuk berinvestasi”, tegas Gubernur Doktor Zul.(RZ) 
Komentar

Tampilkan

Terkini