-->

Dihujani Batu, Polisi Semprotkan Water Canon, 26 Pendemo di Amankan

, Monday, September 30, 2019 WIB Last Updated 2019-09-30T13:24:06Z

Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjsma di dampingi Danrem 162/WB dan Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaedah memberikan keterangan pers terkait pembubaran paksa aksi demo di depan gedung DPRD NTB, Senin (30/9)
Mataram (postkotantb.com)- Aparat kepolisian terpaksa membubarkan mahasiswa yang masih bertahan di depan gedung DPRD NTB hingga malam hari. 

Aparat kepolisian menembakan water canon setelah di hujani batu oleh mahasiswa. Aksi lempar batu juga membuat aparat kepolisian merangsek memukul mundur mahasiswa yang demo.

Sebanyak 26 pendemo yang terdiri dari 24 mahasiswa dan 2 warga di amankan aparat kepolisian. 

Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana dalam keterangan pers nya menjelaskan, pembubaran paksa ini karena aksi unjukrasa yang di lakukan mahasiswa telah melampui batas waktu.

Kapolda menyatakan aparat kepolisian memberikan batas waktu berunjukrasa hingga pukul 18:00, namun sebanyak 250 mahasiswa masih bertahan dan menyerang dengan melempar batu. 

"Kita sudah mencoba dengan pendekatan humanis, dan pada pukul 18:00 wita kami meminta mahasiswa untuk membubarkan diri, tetapi mereka tetap bertahan dan mencoba masuk ke gedung dewan," jelas Kapolda. 

Akibat lemparan batu ini di laporkan 5 orang anggota kepolisian dan satu orang anggota TNI terluka terkena lemparan batu. 

Situasi di depan kantor DPRD NTB kini telah kondusif. Mahasiswa telah membubarkan diri, sementara aparat kepolisian juga terlihat masih berjaga jaga.(RZ) 
Komentar

Tampilkan

Terkini