Wednesday, September 25, 2019

Kalah Difinal Liga III Zona NTB, Askab PSSI Lobar Keberatan Kepimimpinan Wasit


Lombok Barat (postkotantb.com)- Pasca kekalahan telak 4 :1 pada final liga III zona NTB melawan Persatuan Sepak Bola Bima (Persebi) di Lapangan Sepak Bola Desa Dena Kabupaten Bima, Minggu (22/09) lalu. Asosisasi PSSI Kabupaten (Askab) Lombok Barat melayangkan keberatan atas kepemimpinan wasit dilaga tersebut.

Pasalnya, pengadil lapangan yang bertugas pada laga itu dinilai kurang adil dengan memberikan kartu merah tanpa memberikan peringatan kepada pemain. Beberapa keputusan wasit dinilai janggal sehingga dianggap merugikan tim Lobar. Akibat kekalahan ini, langkah Perselobar pun hanya sampai juara di zona Lombok. Persebi yang keluar sebagai juara Liga III Zona NTB.

Sekretaris Askab Lobar, M. Munib mengatakan tim Perselobar dengan sportif mengucapkan selamat kepada Persebi yang telah menjadi juara. Namun sedikit menjadi perhatian pihaknya, adalah kepemimpinan wasit pada pertandingan final tersebut.

“Keberpihakan yang terlihat jelas dari wasit tentu sangat tidak seharusnya terjadi untuk ukuran final liga paling bergengsi di NTB,”tegas dia. Seperti keputusan wasit yang mengganjar kartu merah kepada Kapten tim perslobar, Hazrin Triawan. Menurut dia Kartu merah yang diberikan ini tidak masuk akal.

Pada saat skor draw 1 : 1 pada babak II, dimana pada saat itu jika skor tak berubah maka Lobar keluar sebagai juara karena mampu melesakkan gol dikandang Persebi. Namun keputusan wasit dengan langsung mengeluarkan kartu merah, tanpa memberikan kartu kuning sebelumnya kepada pemain membuat mental pemarin down. “Hal ini merugikan kami, karena akibat itu mental pemain menjadi down,”tegasnya.

Ada juga beberapa kejadian-kejadian lain yang banyak merugikan tim Lobar.

Karena itu, pihaknya pun pesimis akan kemajuan sepakbola yang selama ini didengungkan.

Ia berharap agar kepemimpinan wasit pada final kemarin terakhir kali terjadi dipersepakbolaan NTB khususnya. Hal ini juga harus menjadi bahan evaluasi bagi komisi pengawasn (komwas) dan komisi disiplin (Komdis) untuk membenahi sepakbola NTB kedepan.

Pada pertandingan final tersebut, babak pertama gawang Perselobar kebobolan. Di babak kedua tim kebanggaan Lombok Barat ini berhasil memasukkan bola ke gawang Persebi, namun sayang gawang Perselobar kembali mendapat kejutan tiga gol tambahan. Pertandingan juga diwarnai satu kartu merah untuk pemain Perselobar. Pertandingan ini dipimpin oleh wasit Abu Amin asal Sumbawa. (Eka)

No comments:

Post a Comment