Ispan di OTT Karena di Duga Minta Jatah Fee Proyek


Kajari Mataram Yusuf memberikan keterangan resmi terkait OTT Kadispar Lobar Ispan Junaedi
Mataram (postkotantb.com)- Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Ispan Junaedi di duga karena Ispan meminta fee proyek pembangunan fisik di dinas tersebut. 

Dalam keterangan Kajari Mataram Yusuf, Ispan meminta jatah fee proyek sebesar 10 persen dari kontraktor. Namun pihak kontraktor menolak dan di sepakati fee sebesar 5 persen.

Saat OTT petugas Kejari Mataram turut mengamankan sejumlah uang yang kemudian di ketahui sejumlah 95 juta lebih yang di duga merupakan jatah fee proyek tersebut.

"Dari pemeriksaan tadi di ketahui uang tersebut adalah jatah fee proyek pembangunan fisik di Dispar, tetapi kita belum tau proyek apa," ujar Kajari.

Adapun nilai proyek yang di kerjakan oleh rekanan sebesar 1,5 Milyar rupiah. Ispan di OTT tim intelejen Kejari Mataram siang ini, Selasa (12/11) di ruangannya. Sebelumnya Ispan berkelit dan mengaku tidak mengetahui uang tersebut.

Ispan beserta sejumlah uang telah di amankan. Kejari Mataram akan melakukan pemeriksaan sampai 24 jam nanti. Bahkan akan berlanjut bila di perlukan.(RZ)