Pemda Lombok Tengah Siapkan Tim Reaksi Cepat Pantau TKI Yang Pulang Dari Luar Negeri

Pemda Lombok Tengah Siapkan Tim Reaksi Cepat Pantau TKI Yang Pulang Dari Luar Negeri

, Tuesday, March 17, 2020 WIB Last Updated 2020-03-17T09:31:40Z
Sekda Loteng Nursiah mengatakan Pemda Loteng menyiapkan TRC memantau TKI yang pulang dari luar negeri
Lombok Tengah (postkotantb.com)-Penyebaran virus Korona (covid 19), kian meresahkan. Tidak hanya di DKI Jakarta, setiap Kota dan Kabupaten di Indonesia pun ikut mengambil langkah antisipasi dan pencegahan secara preventif.

Daerah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), memiliki catatan sebagai salah satu daerah pemasok Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan kedatangan para TKI tersebut tidak menutup kemungkinan, ada yang sudah positif terjangkit virus tersebut.

Di sisi lain,  Daerah Tatas Tuhu Tresna ini,  masih tergolong aman. Hal tersebut cukup beralasan, karena sampai saat ini, pemerintah daerah setempat, belum menerima informasi atau laporan adanya korban jiwa akibat terjangkit virus tersebut.

"Tapi bukan berarti kami tidak antisipasi dan tidak sama sekali melakukan upaya pencegahan," ujar Sekretaris Daerah (Setda)  Loteng, HM Nursiah, diruangannya, Senin (16/03).

Untuk itu, pihak pemda telah menyiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC). Tim tersebut bertugas untuk mengawasi dan memeriksa para TKI yang pulang dari luar negeri serta TKI yang berasal dari luar daerah NTB. Tidak hanya itu, para TKI yang telah sampai ke rumahnya masing-masing tidak luput dari pemeriksaan.

Setelah TRC mengambil data TKI dari dinas atau instansi terkait, tim tersebur akan turun secara door to door guna melakukan pengecekan kesehatan. Saat ini, TRC telah disiapkan pemda loteng, di tiap-tiap puskesmas.

"Kalau di kabupaten, namanya TSC.  Jadi TRC akan melakukan aksi jemput bola ke rumah yang bersangkutan."paparnya.

Pihaknya juga telah menyiapkan perangkat kesehatan, berupa tenaga medis yang siap kerja, serta peralatan kesehatan dan yang menjadi tambahan ialah ruangan isolasi khusus pasien yang positif terjangkit Covid 19 sebanyak 1 lokal serta ruangan Observasi.

"Kami telah mengajukan permohonan pinjam bangunan di Dinas Sosial Provinsi. Tempatnya di Desa Selebung. Karena sebentar lagi kita akan menghadapi arus mudik puasa,"  imbuhnya.

Di sisi lain, agar tindakan antisipasi dan pencegahan lebih intensif, Pemda Loteng juga akan melakukan gerakan kebersihan lingkungan secara terpadu dengan melibatkan ASN, TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa dan elemen masyarakat.

Gerakan kebersihan tersebut, akan dilakukan di setiap fasilitas umum dan rumah warga, serta pemukiman masyarakat pedesaan. Pihaknya juga akan mengandeng tokoh agama demi memaksimalkan kegiatan sosialisasi.

"Nanti kami juga libatkan para ustazd dan tuan guru untuk melakukan sosialisasi melalui khotbah jum'at"terangya. Ia pun mengimbau kepada masyarakat Loteng untuk tetap melakukan aktivitas kesehariannya, namun dengan catatan tetap waspada.(rin)
Komentar

Tampilkan

Terkini