Hari Ke Enam Operasi Keselamatan Gatarin 2020 Ditlantas Lakukan Pencegahan Covid-19

Hari Ke Enam Operasi Keselamatan Gatarin 2020 Ditlantas Lakukan Pencegahan Covid-19

, Saturday, April 11, 2020 WIB Last Updated 2020-04-14T04:28:17Z

Sampai dengan hari ke 6 (enam) pelaksanaan Operasi Kewilayahan dengan sandi Keselamatan Gatarin 2020 yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda NTB dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Yang menjadi perbedaan dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun ini adalah karena merebaknya virus corona, sehingga cara bertindak yang dilakukan selama pandemic covid-19 berdasarkan petunjuk yang diberikan oleh Korlantas Polri.

Korlantas Polri meminta seluruh jajaran Polisi Lalu Lintas yang terlibat Operasi Keselamatan 2020 untuk mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, yaitu melalui pemberitaan media mainstream maupun media lainnya.

Hal ini diharapkan mampu untuk menyampaikan himbauan kepada masyarakat dalam rangka untuk mencegah penyebaran covid-19 di wilayah NTB, serta melalui kegiatan-kegiatan Kepolisian seperti dengan melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan maupun patroli dialogis pada wilayah-wilayah yang masih menjadi tempat berkumpunya massa, seperti pasar, pelabuhan, terminal maupun tempat-tempat lainnya.

Data yang dapat dihimpun dari rekapitulasi kegiatan Operasi Keselamatan Gatarin 2020 tanggal 11 April 2020 bahwa terjadi peningkatan kegiatan yang dilakukan sebesar 72% pada sub kegiatan penerangan dan penyuluhan, sedangkan kegiatan penyebaran dan pemasangan himbauan terjadi peningkatan yang signifikan, yaitu tercatat pada tahun 2019 sebanyak 525 kegiatan dan 1.171 pada tahun 2020 atau meningkat sebesar 123%. Dan untuk Kegiatan Kepolisian pun menunjukan angka peningkatan sebesar 41,67% dari tahun 2019.


Update data terakhir yang diperoleh dari pemberitaan media maupun gugus tugas covid-19,  jumlah PDP di wilayah NTB sudah mencapai 27 (dua puluh tujuh) orang per 11 April 2020. Hal ini tentunya dapat berdampak terhadap sendi kehidupan lainnya, baik sosial maupun ekonomi.

Dari sendi kehidupan ekonomi, yang paling terdampak adalah pada tataran kelompok marginal atau sektor ekonomi mikro dimana secara sederhananya, kelompok tersebut jika tidak keluar maka tidak akan mendapatkan penghasilan. Situasi inilah yang menjadi inisiatif dari beberapa staf Ditlantas pada tanggal 11 April 2020 untuk mengambil inisiatif memberikan bantuan seiklasnya dengan mengajak seluruh personil Ditlantas berpartisipasi dengan memberikan bantuan tanpa paksaan untuk kemudian disalurkan.

Dana yang dihimpun dari donator yang tidak lain adalah seluruh personil Ditlantas Polda NTB kemudian dibelanjakan kebutuhan pokok sehari2, dikemas kemudian dibawa oleh tim menyisir penggal ruas jalan sambil melakukan patroli, juga memberikan bantuan sembako kepada kelompok masyarakat yang sangat merasakan dampak selama pandemic covid 19 di NTB.

Dalam kesempatan pertama kegiatan peduli masyarakat terdampak pandemic covid19 dapat didistribusikan 11 (sebelas) paket sembak dan seluruhnya langsung didistribusikan kepada yang dianggap berhak untuk menerima.

Dalam kesempatan terpisah, dikonfirmasi kepada Direktur Lalu Lintas Polda NTB Amin Litarso, SH  terkait kegiatan sosial yang dilakukan oleh Ditlantas Polda NTB, beliau mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan murni inisiatif beberapa anggota Direktorat.

"ini adalah hal yang dilakukan secara spontan saat apel pagi, dengan harapan apa yang dilakukan oleh DItlantas Polda NTB adalah trigger bagi masyarakat NTB lainnya untuk ikut secara bersama-sama peduli terhadap dampak dari pandemic covid 19 di NTB" jelas Dirlantas.

Kemudian terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Gatarin 2020 yang dilaksanakan, Amin Litarso, SH menyampaikan pesan pesan kepada masyarakat NTB untuk secara bersama-sama memerangi dan memutus rantai penyebaran covid 19 di NTB dengan mengurangai kegiatan di luar rumah atau keluar hanya untuk keperluan yang benar-benar penting (kurangi mobilitas) selalu menjaga jarak.

" hindari kerumunan serta tetap menggunakan alat pelindung diri seperti masker saat berkendaran atau dengan menggunakan helm full face saat menggunakan kendaraan roda dua." tutupnya kepada media. (RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini