BLT DD Desa Batu Kumbung Akan Disalurkan Pada Tahap II Pencairan DD

Kepala Desa Batu Kumbung Lingsar H. Wirya Adi Saputra mengatakan BLT DD tahap dua segera akan di realisasikan

Lombok Barat (postkotantb.com)- Bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa  (DD) di Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar akan direalisasikan pada termin II pencairan DD. Pernyataan ini diungkapkan H.wirya Adi Saputra Kepala Desa Batu Kumbung kepada wartawan post kota Senin (11/ 05).

Penyaluran BLT pada termin II pencairan DD yang akan datang merupakan kesepakatan diforum kepala  desa di Kecamatan Lingsar karena DD termin pertama sudah terpakai semua pada kegitan fisik, dan kesepakatan tersebut berdasarkan musyawarah desa sekecamatan Lingsar dan diberikan izin oleh pihak kecamatan terang H.wirya Adi Saputra 

"Permakluman penyaluran BLT akan kami salurkan pada tahap II pencairan dana Desa ini kami sudah kami sampaikan melalui kepala dusun, dan alhamdulilah tidak ada gejolak,  dan kemudian banyak warga kami yang terkaper dengan bantuan JPS gemilang, JPS mantap dan lembaga lainya" ujar  H.wirya Adi Saputra

Tercatat yang mendapatkan bantuan BLT Desa Batu Kumbung sebanyak 286 kepala keluaraga (KK) dengan total anggaran 516 juta, diluar  warga yang ter cover JPS gemilang maupun JPS mantap.

Dia juga menambahkan terkait sistem penyaluran BLT DD pada saat rapat  forum kades sekecamatan Lingsar, pihak desa telah mengutus ketua forum  untuk  berkonsultasi dengan PMD meski belum mendapatkan jawaban mekanisme penyaluran apakah tunai atau sesuai SOP yakni melalui rekening penerima.

Adapun warga yang akan mendapatkan BLT DD kata H.wirya Adi Saputra tetap mengacu kepada 14 item yang telah ditentukan oleh kementrian sosial. "Cuman bagi kami didesa batu kumbung dan hampir rata rata disemua desa sangat kesulitan  untuk mencari 14 item, akhirnya kami kurangi menjadi 9 item tetapi kami masih ada kesulitan juga, sehingga kami serahkan kewarga dengan model memakai klasifikasi, warga kami yang tidak dapat PKH BPNT, Warga ekonomi rendah, warga sakit bertahunan, dan yang terkena dampak covid 19 seperti pengonjek,
kehilangan pekerjaan itu yang menjadi prioritas utama untuk mendapatkan BLT DD" jelasAdi Saputra (Ali)