-->

Kasus Covid-19 di NTB Kembali Meroket, Satu Kasus Baru Adalah Bayi Berusia Enam Hari

, Saturday, May 30, 2020 WIB Last Updated 2020-05-30T12:31:53Z
Kasus covid-19 di NTB hari ini Sabtu (30/5) kembali melonjak, tercatat kasus baru hari ini sebanyak 42 kasus

Mataram (postkotantb.com)- Kasus covid-19 di NTB kembali melonjak tajam. Dari rilis resmi yang di keluarkan Pemprov NTB pada hari ini, Sabtu, 30 Mei 2020, dari 375 sampel yang telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RS Unram, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir Sumbawa menunjukan hasil 326 sampel negatif, 7 (tujuh) sampel positif ulangan, dan 42 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif.

Sekda NTB HL Gita Aryadi menjelaskan adapun dari 42 kasus baru covid-19 tersebut satu pasien adalah bayi yang baru berusia enam hari. Saat ini pasien dalam perawatan dan kondisinya di konfirmasi dalam kondisi yang baik.

"Iya pasien dalam perawatan, kondisinya pasien membaik, trend bayi dan balita yang terpapar covid-19 masih tinggi, saya himbau kepada orang tua untuk lebih ketat lagi mengawasi anak anaknya," ujar Lalu Gita menghimbau.


Adapun bayi yang positif covid-19 tersebut adalah pasien nomor 617, an. By. B, perempuan, usia 6 hari, penduduk Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Selain penambahan 42 kasus baru, hari ini juga di konfirmasi 12 pasien di nyatakan sembuh setelah di rawat dan di lakukan swab dua kali dan hasilnya negatif.

Gita merinci dengan adanya tambahan 42 kasus baru terkonfirmasi positif, 12 tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (30/5/2020) sebanyak 636 orang, dengan perincian 291 orang sudah sembuh, 11 meninggal dunia, serta 334 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini