-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Polsek Batukliang Amankan 13 Motor Saat Razia Balap Liar

    , Tuesday, May 05, 2020 WIB Last Updated 2020-05-05T09:33:50Z
    Belasan sepeda motor yang berhasil di amankan saat razia balap d liar Senin malam (4/5)

    Lombok Tengah (postkotantb.com)- Anggota Polsek Bantukliang, Kabupaten Lombok Tengah gencar melakukan patroli atau razia untuk mengantisipasi terjadinya aksi balap liar di Bulan Ramadhan dan ditengah mewabahnya covid-19.

    Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Batukliang, Iptu Gede Gisiyasa, belasan sepeda motor berhasil diamankan, sedangkan para pemuda yang diduga berkumpul atau menyaksikan balap liar itu di suruh pulang dengan berjalan kaki.

    "Total barang bukti sepeda motor yang diamankan dalam razia itu sebanyak 13 motor. Sedangkan pemilik kendaraan kita suruh pulang jalan kaki," ujar Iptu Gede Gisiayasa di kantornya, Senin (4/5).

    Dijelaskan, bahwa razia tersebut rutin dilaksanakan sesuai arahan  Kapolres Lombok Tengah dalam rangka mengantisipasi pemuda atau remaja yang nongkrong dan menggelar balap liar. Disamping itu juga, kegiatan ini untuk mencegah adanya aksi kerumunan masa untuk mencegah penyebaran virus corona.

    "Mereka ini pada ngeyel, sehingga kita kita tindak tegas dengan melakukan penilangan," jelasnya.

    Adapun sasaran razia area balap liar itu diantaranya, di wilayah Aik Darek, Jalan Raya Sade perbatasan Desa Barebali, jalan raya depan perkuburan Mantang dan jalan raya Desa Bujak.

    "Belasan kendaraan itu diamankan di empat lokasi tersebut," ujarnya.

    Ditegaskan, bahwa pihaknya bersama anggota gabungan, baik dari TNI maupun Pemerintah Kecamatan sudah sering melakukan penertiban terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat tersebut. Namun, para pemuda atau pelajar masih ada yang ngeyel berkumpul dan menggelar bala liar di jalanan.

    "Kita terus konsisten melakukan razia, sehingga kita berhasil mengamankan mereka," tegasnya.

    Pihaknya sangat berharap dukungan dari masyarakat untuk bisa melaporkan kalau ada aksi balap liar yang terjadi. Sehingga pihaknya bisa mengamankan mereka untuk memberikan efek jera, supaya mereka tidak kembali melakukan aksi balap liar.

    "Kita imbau supaya masyarakat juga bisa melaporkan kalau ada aksi balap liar," jelasnya.(RZ)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini