-->

Warga Temukan Mayat Bayi Disaluran Irigasi, di Duga Hasil Hubungan Gelap

, Thursday, June 11, 2020 WIB Last Updated 2020-06-10T16:15:31Z
Reserse Kriminal Polres Loteng melakukan olah TKP penemuan orok bayi di saluran irigasi bendungan Batujai Lombok Tengah
Lombok Tengah (postkotantb.com)-Warga Batujai Kecamatan Praya Barat di gegerkan dengan penemuan orok bayi yang sudah meninggal di saluran irigasi bendungan Batujai,  Rabu (10/6).

Orok bayi tersebut itu ditemukan pertama kali oleh Kamarudin dan Lalu Pahrurozi warga Desa Penujak yang saat itu sedang memancing di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dimana pada saat itu saksi melihat sebuah tumpukan yang dibungkus kain dengan bau yang sangat menyengat.

Karena penasaran merekapun membuka bungkusan kain tersebut dan ternyata isinya adalah orok bayi berjenis kelamin laki laki. Lalu keduanya melaporkan penemuan orok bayi tersebut ke pihak kepolisian.


Mendapat informasi penemuan mayat bayi jajaran Reserse Kriminal Polres Loteng langsung turun melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat bayi tersebut. Mayat bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono mengatakan kondisi orok tersebut mulai membusuk dan organ dalam bayi hilang di duga di makan biawak.

Kasat Reskrim menduga orok bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dan sengaja di buang oleh orang tuanya untuk menutupi aib.

"Orok bayi ini di duga hasil hubungan gelap dan orang tuanya sengaja membuang bayi tersebut lantaran takut aib nya terbongkar. Bayi tersebut di perkirakan meninggal sekitar 18 jam lalu, dengan cara dihanyutkan kealiran saluran irigasi Bendungan, pelaku masih kita selidiki," pungkasnya.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini