-->

Tegaskan penanganan Stunting di KSB, Pjs. Bupati minta Hindari Ego Sektoral

, Monday, October 12, 2020 WIB Last Updated 2020-10-19T01:11:26Z

Cegah Stunting: Senin (12/10), Pjs Bupati KSB menegaskan pemerintah daerah berkewajiban mengambil peran dalam menangani stunting di KSB.

Sumbawa Barat (postkotantb.com)- Menghadiri kegiatan Penilaian kinerja daerah aksi konvergensi pencegahan dan penuruanan stunting terintegrasi, Pjs. Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr. Muhammad Agus Patria, S.H.,M.H, menegaskan, penanganan stunting merupakan tugas penting dan berat. Dalam rencana aksi yang sifatnya menyeluruh, pemerintah daerah berkewajiban mengambil peran.


"Kita harus menjamin generasi hari ini sehat, cerdas, mendapatkan gizi seimbang," kata Agus Patria, di kegiatan yang bertempat di Hanipati Resto, Senin, (12/10).


Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan, kondisi tumbuh kembang generasi lebih bagus dan berkualitas, agar dapat menjawab tantangan masa depan. Selain itu, Pjs Bupati menekankan, penanganan Stunting merupakan salah satu indikitaor keberhasilan kinerja pemerintah daerah. Oleh karena itu, keberadaannya bisa juga menjadi isu politik, sehingga dibutuhkan kerjasama multi sektor, menghindari ego sektoral dan tidak boleh melampaui batas kewenangan masing-masing.



Perlu diketahui, Kegiatan stunting ini, diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan KSB, bersama Bappeda KSB. Acara itu turut dihadiri oleh para Camat, Lurah, Kepala Desa, dan organisasi perangkat daerah terkait penanganan Stunting daerah. Sebelumnya Ketua Tim Penilai, Hualid S.Sos.,M.Si, dalam laporannya, memperkenalkan 9 anggota yang ikut dalam penilaian tersebut.


Masing-masing tim berasal dari unsur Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda, ahli stunting wilayah Nusa Tenggara, Subbid Pendidikan dan Kesehatan, Poltekes Mataram, Seksis Gizi Dikes NTB, DPMPD NTB, dan beberapa tim administrasi dan monitoring.


Anggota tim tersebut nantinya akan menilai bagaimana kinerja pencegahan stunting di KSB. Secara umum, Posisi Provinsi NTB, memang masih berada pada angka stunting diatas nasional. Di sisi lain, Hualid memberi apresiasi terhadap kinerja KSB yang sudah cukup baik dengan keberhasilan melaksanakan STBM. Ia pun menyebutkan bahwa KSB merupakan satu-satunya kabupaten se-Provinsi NTB yang sukses dalam penerapan STBM.


"Baru KSB yang sukses terapkan STBM di NTB, "tutup Hualid.(rin)

Komentar

Tampilkan

Terkini