Gandeng Bank NTB Syariah, MIN I Loteng Launching Menabung Simpel

Ketua Komite MIN I Loteng Lalu Winengan bersama Kanwil Menag Loteng Zamroni Aziz, Direktur Bank NTB Syariah Kukuh Raharjo beserta Kepala Sekolah dan guru MIN I Loteng menghadiri launching program menabung Simpel

Praya- (postkotantb.com)- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Lombok Tengah (Loteng), Kelurahan Leneng Kecamatan Praya Loteng, adalah madrasah pertama yang memprogramkan menabung dengan nama Simpanan Pelajar (Simpel).


Ketua komite MIN 1 Loteng HK. Lalu Winengan mengatakan, melahirkan gemar menabung dengan nama Simpanan Pelajar atau yang lebih keren disebut simpel adalah salah satu cara mendidik anak untuk gemar menabung. "Jadi kami di madrasah tidak ada niat apapun, kecuali mendidik anak biar gemar menabung," katanya saat launching gemar menabung dengan pihak Bank Syariah NTB Cabang Praya, di aula Kemenag Loteng Sabtu (19/12).


Diakuinya mendidik anak untuk gemar menabung, sebenarnya sudah ia pikirkan jauh sebelumnya. Apalagi di Loteng belum ada satupun Madrasah yang sudah memulaikan gemar menabung dan bekerjasama dengan pihak perbankan, sehingga pihaknya berinisiatif untuk menggalang kerjasama dengan perbankan, dalam hal mendidik anak gemar menabung. 


"Saya selaku ketua komite, terinspirasi dengan beberapa madrasah di luar Loteng, yang sukses memberikan pendidikan gemar menabung, makanya itu kami coba terapkan di Loteng, apalagi di Loteng belum ada yang mencobanya," paparnya.


Dengan dimulainya pendidikan gemar menabung, kepada siswa, pihaknya berharap sejumlah madrasah baik negeri ataupun swasta dan bahkan sekolah, agar gemar menabung bisa dilakukan, mengingat program ini cukup baik diterapkan.


Dalam smbutannya Dirut Bank NTB Syariah Kukuh Raharjo mengatakan, dalam program simpanan pelajar, itu tidak membutuhkan dana besar. 


Artinya, hanya memiliki Rp 1000, juga bisa ditabung. "Menabung di bank syariah, tak perlu banyak cukup Rp 1 ribu pun bisa," katanya.


Kenapa demikian lanjutnya, mengingat keberadaan bank syariah lahir dalam rangka memberikan kepuasan dan keringanan kepada nasabah, termasuk pelajar.


Dikatakan, terhitung sejak bulan April 2020 lalu, terdapat 304 bank yang memasarkan produk Simpel. Dari 304 tersebut masing masing 20 Bank Umum, 11 Bank Umum Syariah, 24 Bank Pembangunan Daerah dan 249 Bank Perkreditan Rakyat/Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.


Selanjutnya dari jumlah tersebut, sekolah yang sudah melaksanakan program simpel se Indonesia sebanyak 326.000 sekolah dan madrasah. Dan di Loteng sendiri dimulai oleh MIN 1 Loteng.


Sementara itu Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng H. Zamroni Aziz dalam sambutannya mengaku bangga dengan gagasan ketua komite MIN 1 Loteng, yang telah menggagas kerjasama dengan pihak Bank NTB Syariah, dalam budaya gemar menabung, di kalangan pelajar. 


"Luar biasa program ini, saya tak pernah bayangkan dan manfaat dari gemar menabung ini sangat besar, terutama bagi para pelajar," katanya.


Ide brilian komite MIN 1 Loteng ini, tentunya menjadi salah satu pelajaran baginya dan pihaknya berjanji akan meminta kepada seluruh ponpes, yayasan ataupun madrasah untuk memprogramkan budaya gemar menabung.


Sementara itu kepala MIN 1 Loteng Mahruf mengatakan, dalam program ini sepenuhnya ide dari komite. "Ini adalah ide brilian ketua komite, setelah beliau sampaikan dan kami telaah bersama, ternyata bernilai positif bagi siswa sehingga kami dukung," katanya. (ap)