Gubernur NTB Desak Pembangunan KEK Mandalika Dipercepat

Dokumentasi usai Rapat Koordinasi (Rakor) dirumah jabatan Ketua DPD RI, Rabu (2/12).

Jakarta (postkotantb.com)- Dalam Rapat Koordinasi (Rakor), Rabu (2/12), digelar  di rumah jabatan Ketua DPD RI, Gubernur NTB, H. Zulkiflimansyah menyampaikan beberapa hal yang mendesak untuk direalisasikan kepada Kementerian PUPR, terkait konektivitas dan infrastruktur Mandalika. 


Diantaranya soal peningkatan akses jalan dari Pelabuhan Gili Mas menuju Mandalika, kemudian penambahan jalur jalan akses MotoGP dan penyediaan air baku Mandalika.


Selain itu, terdapat dua pembangunan kawasan penunjang sebagai potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan.Yaitu pembangunan jalan daerah potensial di Kabupaten Sumbawa dan pengembangan infrastruktur di Kabupaten Bima ke Labuan Bajo. 


"Karena ini bisa untuk sport tourism kalau kita menggelar event sepeda Tour De Labuhan Bajo- Sape- Bima- Mandalika, ’’ungkap Gubernur NTB.


Menanggapi hal tersebut, Menteri PUPR,  M. Basuki Hadimoeljono meyakinkan m, anggaran untuk Mandalika yang sudah dipatok pemerintah sebesar Rp1,7 triliun tidak dialihkan dan tidak terkena refocusing. 


"Memang agak melambat karena pandemi saja. Anggarannya ada dan aman. Jadi, tinggal dipercepat kerjanya saja,’’ kata Basuki.


Sementara usulan dari Gubernur NTB terkait peningkatan kawasan pendukung dan konektivitas, Kementerian PUPR akan memperhatikan dan mengalokasikannya.


Rakor ini merupakan rapat koordinasi Pemerintah Provinsi NTB, Kementerian PUPR, Ketua DPD RI dan Direktur Utama ITDC. Rapat ini turut diikuti oleh Ketua Umum Kadin NTB dan sejumlah pejabat eselon I Kementerian PUPR serta sejumlah Kepala Dinas di lingkup Pemerintah Provinsi NTB.


Kemudian Ketua DPD didampingi Ketua Komite III DPD RI, Sylviana Murni dan Wakil Ketua Komite II DPD RI, Bustami Zainudin serta Senator Dapil NTB, H Achmad Sukisman Azmy. 


Rakor tersebut  digelar untuk membahas percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Rapat ini sekaligus menjadi tindaklanjut dari kunjungan kerja Ketua DPD RI ke NTB pekan lalu. Rakor dimaksud untuk memastikan pembangunan Sirkuit Mandalika dan fasilitas pendukungnya dapat terbangun sesuai jadwal.


Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, kegiatan rapat tersebut sangat penting untuk menindaklanjuti sejumlah perkembangan terkini. Terlebih, even MotoGP di Mandalika, rencananya digelar di bulan Oktober 2021. 


Kedepan, pihak Dorna selaku lisensor akan datang ke Indonesia dua kali. Pertama, di bulan Februari 2021 untuk melihat kemajuan pembangunan sirkuit. Kedua di bulan Juni untuk menentukan kelayakan sirkuit dan fasilitas pendukungnya. Ditambahkan La Nyalla, di tahun 2021, Indonesia mempunyai dua event internasional sport tourism. Yaitu Piala Dunia Sepakbola U-20 dan MotoGP Series di Mandalika.


‘’Untuk event Piala Dunia U-20, FIFA sudah selesai melakukan verifikasi stadion. Di Jakarta, Palembang, Surabaya, Solo dan Bali. Nah, sekarang tinggal Sirkuit Mandalika. Makanya harus dipastikan lulus verifikasi dari Dorna,’’tandasnya.(rin/LT)