PA Praya Sukses Raih WBK, Menuju Siaga WBBM

FOTO: bersama Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Praya dalam penyerahan piagam secara virtual.

Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Pengadilan Agama Praya Lombok Tengah (Loteng), resmi mendapatkan piagam penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pusat.


Bertempat di ruang Media Center PA Praya, Ketua Pengadilan Agama Praya Baiq Halkiyah, S.Ag., M.H., didampingi oleh Ketua Pembangunan Zona Integritas Wakil Ketua Pengadilan Agama Praya Syafruddin, S.Ag., M.S.I, Panitera Drs. Ahmad, S.H., M.H., dan sekretaris PA Praya Ridho Rasyid, S.IP. menghadiri acara penganugerahan Penghargaan berpredikat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) secara daring melalui aplikasi zoom meeting.


Ketua Pengadilan Agama Praya Baiq Halkiyah, S.Ag., M.H., mengatakan, prestasi yang telah diraih oleh PA Praya, ini tentunya tidak lepas dari hasil kerjasama dengan semua pihak. Baik dengan pemda, Loteng, Kemenag Loteng, Pengadilan Negeri Praya, Polres, Dandim, kejaksaan, BRI, Duckapil dan sejumlah forkopimda Loteng lainnya. Khususnya rekan kerja lingkup PA Praya.


"Alhamdulillah, keberhasilan meraih predikat WBK, adalah keberhasilan bersama dengan semua elemen," katanya di ruang kerjanya, Rabu (23/12).


Selain itu, Prestasi PA Praya meraih predikat WBK ini tidak lepas dari manajemen perubahan yang diimplementasikan di lingkungan kerja PA agama. Perubahan mindset dan culture set adalah hal mendasar ketika ingin melakukan perubahan. Perubahan mind set dan culture set menjadi lebih nyata dan cepat, ketika role model yaitu pimpinan satuan kerja dan Pemimpin unit dibantu oleh agen perubahan melakukan mobilitas yang tinggi dan terukur. 


Perubahan yang diinginkan menjadi napas dan gerak bersama seluruh aparatur PA Praya untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, bebas dari korupsi, berkinerja tinggi dan melayani dengan sepenuh hati. Dengan predikat ini tentunya sebagai filter atau kontribusi serta kekuatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, sehingga pada akhirnya nanti kedepan, bisa menjalankan amanah, demi PA Praya dan Loteng.


Dikatakan, membangun ZI menuju WBK/WBBM merupakan langkah akselerasi guna mencapai sasaran reformasi birokrasi. Secara umum, targetnya adalah peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta peningkatan pelayanan publik. 


Setiap instansi pemerintah diwajibkan membangun percontohan (pilot project) pelaksanaan reformasi birokrasi pada tingkat unit kerja melalui pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM.


Lebih lanjut Kepala PA Praya mengaku PA Praya sebagai Unit kerja peraih WBK dan WBBM secara terus menerus menumbuhkan dan menanamkan budaya kerja birokrasi yang antikorupsi, berkinerja tinggi, dan budaya birokrasi yang melayani publik secara baik di PA Praya. 


"Untuk mendapat predikat WBK/WBBM semua aparatur di PAPraya memiliki komitmen yang tinggi untuk mewujudkan birokrasi bersih, bebas korupsi, dan berkinerja tinggi serta memberikan pelayanan berkeadilan bagi masyarakat," yakinnya.


Tampak Pengadilan Agama Praya di layar monitor secara live streaming.

Ditambahkan, se Indonesia yang mendapatkan predikat WBK serta WBBM, sebanyak 763 dan PA Praya adalah salah satu satuan kerja penerima WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari 51 satuan kerja di Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia. Hal tersebut tercantum dalam surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama  MA RI Nomor : 4563/ DJA/ HM.00/ 12/ 2020, tanggal 18 Desember 2020, perihal "Apresiasi Zona Integritas Menuju WBK/WBBM di Lingkungan Peradilan Agama Tahun 2020".



PA Praya sampai pada tahap ini lanjutnya, telah melalui berbagai tahapan penilaian yang sangat ketat. Untuk meraih dan mendapatkan predikat tersebut tidaklah mudah, selain bersaing dengan sebanyak 3691 satuan kerja seluruh Indonesia, ada juga evaluasi yang begitu banyak dan beberapa tahap penilaian yang harus dilalui.


Dijelaskan, sebanyak 3.691 unit kerja layanan dari 70 kementerian/lembaga, 20 pemerintah provinsi, dan 161 pemerintah kabupaten/kota yang diusulkan dalam zona integritas (ZI), telah rampung dievaluasi. Evaluasi tersebut menghasilkan 763 unit kerja yang menerima predikat WBK serta WBBM.


Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara apresiasi dan penganugerahan zona integritas menuju WBK dan WBBM 2020 digelar dengan perpaduan antara tatap muka langsung (offline) dan melalui daring (online). Wakil Presiden RI, K.H Ma’ruf Amin hadir secara daring dan memberikan arahan pada para penerima predikat. Sementara Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menyerahkan predikat WBK/WBBM secara langsung.


Penyerahan predikat ini merupakan bagian akhir dari rangkaian proses evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM yang dilaksanakan sejak Agustus 2020. Kegiatan ini adalah sebuah bentuk apresiasi terhadap instansi pemerintah dan unit kerja yang sungguh-sungguh melaksanakan pembangunan zona integritas sehingga masyarakat mendapat pelayanan yang prima dan berintegritas.


Tidak hanya bagi unit kerja, pada acara tersebut juga diberikan penghargaan pada para pemimpin perubahan, yakni kementerian/ lembaga/ pemerintah daerah yang berhasil membangun zona integritas secara masif. Predikat dan penghargaan tersebut diharapkan sesuai dengan slogan yang digaungkan Kementerian PANRB, yakni Making Change, Making History. 


Sementara itu, Ketua Pembangunan Zona Integritas /Wakil Ketua PA Praya Syafruddin, S.Ag., M.S.I PA Praya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama dan kerja keras dari seluruh aparatur PA Praya untuk mewujudkan WBK dalam pelaksanaan tugas. Prestasi WBK ini sungguh sangat membanggakan. 


Namun tantangan di depan mata telah menanti yaitu perjuangan untuk mewujudkan PA Praya menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Kami berharap Tim pembangunan Zona Integritas harus lebih keras berikhtiar. Berusaha melahirkan kreasi dan inovasi untuk peningkatan kinerja, pemanfaatan teknologi untuk pelayanan internal dan eksternal dan menanamkan integritas dalam sikap sehari hari,"harap Wakil Ketua PA Praya


"Semoga PA Praya dengan predikat WBK semakin melayani dengan baik dan bersiap menuju predikat yang lebih tinggi yaitu Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)," tutupnya. (ap)