2021 Semua Kemenag Harus Siap Direformasi

Kakanwil Kementerian Agama NTB, Dr. KH. Zaidi Abdad
Lombok Tengah (postkotantb.com)-Memasuki  tahun kerja 2021, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB akan melakukan pembenahan secara permanen ke semua kantor kemenag di NTB. Ini seiring dengan rencana penerapan zona integritas.

"Tahun ini semua kantor kemenang akan direformasi. Usulan zona integritas sudah kita sampaikan ke Kemenpan RB dan akan kita tindak lanjtu tahun ini," kata Kakanwil Kemenag NTB Dr. KH. Zaidi Abdad.

Dijelaskan, zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah memiliki komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi melalui reformasi birokrasi. Khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik Sebagai langkah awal untuk mensukseskan hal tersebut lanjut, Dosen UIN Mataram ini, infrastruktur dari segala lini harus segera dibenahi. Mulai dari pemasangan pamflet atau petunjuk arah, baner dan yang lainnya.

"Yang jelas kita lakukan reformasi dari segala lini, biar semuanya tertib," jelasnya.

Selain itu, dalam rapat kerja yang sudah dilakukan sebelumnya, pihaknya juga sudah menekankan dan mempersiapkan program 6 in 1 dalam pelaksanaan bimbingan perkawinan Cclon pengantin atau bimwincatin. "Semua kita benahi, termasuk bimbingan perkawinan," cetusnya.

Sebagai awal permulaan bimwincatin, tahun ini pihaknya sudah menunjuk Kantor Kemenang Kota Mataram sebagai percontohan. Setelah Kemenag Kota Mataram sukses, nantinya itu akan menjadi tolak ukur atau tempat kemenag yang lain untuk belajar.
 
Dia menambahkan, di tengah kemajuan teknologi, realisasi integrasi layanan melalui website ke seluruh kemenag se NTB, juga tak kalah pentingnya.
Sehingga, masing-masing kemenag SE NTB, sudah ditekankan untuk menempatkan karyawan yang ahli di bidang teknologi dengan tujuan setiap ada informasi, baik dari dalam ataupun luar, bisa diakses.

"Muaranya sebenarnya hanya satu, kita lakukan reformasi, dengan cara menempatkan karyawan sesuai bidang masing masing," terangnya.

Dan yang terakhir adalah, pihaknya sudah menekankan agar memaksimalkan semua rutinitas sesuai kondisi DIPA saat ini.

"Di tengah kondisi dipa yang semakin buncit, kami juga sudah tekankan kepada seluruh kepala kemenag, untuk memaksimalkan seluruh program sesuai kondisi dipa masing masing," tutupnya. (ap)