Jual Pupuk Subsidi, Dua Orang Diamankan Polisi

 

BARANG BUKTI: Polres Lobar menyita pupuk sebagai salah satu barang bukti

Lombok Barat (postkotantb.com)-Polres Lombok Barat (Lobar) berhasil membongkar praktik jual beli pupuk bersubsidi. Berkat informasi masyarakat, polisi mengamankan dua terduga pelaku Rabu pekan lalu berikut barang bukti berupa delapan sak pupuk dan kendaraan yang digunakan mengangkut.

Kasatreskrim Polres Lobar, AKP Dhaffid Shodiq menjelaskan, pengungkapan kasus bermula saat anggota unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reskrim Polres Lobar mendapat informasi bahwa ada orang yang menjual pupuk bersubsidi di wilayah Gerung. Berbekal informasi itu, pihaknya melakukan pengecekan ke lokasi tersebut.
 
“Memang benar ada orang yang sedang menurunkan pupuk dari mobil angkutan jenis truk. Saat diinterogasi orang inisial HH dan membenarkan sedang menjual pupuk bersubsidi ke salah satu warga Kebon Ayu Gerung inisial M,” ungkapnya Jumat pekan lalu.

Selanjutnya, pelaku beserta pupuk sejumlah 8 sak dan juga truk yang dipakai untuk mengangkut pupuk tersebut diamankan ke Polres Lobar. Dari keterangan yang dikorek dari HH, diperoleh informasi pupuk yang dijual adalah pupuk urea bersubsidi yang didapatkan dari IH. Kemudian pihaknya melakukan interogasi terhdap IH, mengakui pupuk yang dijual kepada HH merupakan pupuk bersubsidi yang diambil dari tempatnya bekerja yakni gudang pupuk PT K yang berlokasi di Dusun Serumbung, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar.

“Pupuk tersebut diperoleh dengan cara meminta lebih saat pengangkutan kepada inisial B yang merupakan salah satu staf karyawan PT K bagian pencatatan keluar masuk pupuk di gudang milik PT K,” terang Dhaffid.

Dari pelaku, pihaknya mengamankan  barang bukti delapan sak pupuk urea yang diproduksi oleh PT. Pupuk Indonesia (Persero) Group. Satu Unit Toyota Truk jenis Dina Rino warna merah dengan Nomor Polisi DK 8243 BT dan kelengkapan kendaraan berupa 1 STNK atas nama inisial WB. (ali)