Komisariat Himmah NW Loteng Dikukuhkan

Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Himmah NW NTB. M. Salman Sofian mengatakan

PENGUKUHAN: Tiga penyerahan sekaligus. Terdiri dari SK, kenangan dan piagam penghargaan dari BAZNAS Loteng saat pengukuhan komisariat Himmah NW Loteng Kemarin

Lombok Tengah (postkotantb.com)- Setelah lama tidak berorientasi, Ahad (17/01) Komisariat Himpunan Mahasiswa (Himmah) NW Lombok Tengah (Loteng), resmi dikukuhkan oleh pimpinan cabang Himmah NW Loteng.

Pengukuhan tersebut dipusatkan di aula Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) cabang Loteng atau gedung dakwah Majlis Ulama' Indonesia (MUI) cabang Loteng.

Ketua panitia Izzuddin Iqbal mengatakan, pengukuhan ini merupakan awal dari kebangkitan Himmah NW, khususnya di Loteng.

"Komisariat Himmah NW Loteng sebenarnya sudah ada sebelumnya, namun karena kurang bergerak, tahun 2021 ini adalah awal dari kebangkitan mahasiswa di Loteng, dibawah komando Himmah NW," katanya.

Demi semaraknya acara pengukuhan ini, pihaknya sebagai ketua panitia, telah mengemas usai pengukuhan nanti akan dilanjutkan acara dialog dengan tema pengelolaan zakat dan wakaf di era digital.

"Kita sebagai panitia segaja mengambil tema ini, disesuaikan dengan kemajuan tekhnologi saat ini," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Cabang Himmah NW Loteng Tirta menyebut, dengan terbentuknya komisariat di Loteng, tentunya ini harapan baru, bagi pergerakan mahasiswa di Loteng, khususnya yang bernaung di bawah organisasi kemahasiswaan Himmah NW.

Selanjutnya, setelah terbentuknya komisariat, diharapkan bisa melakukan langkah baru, guna membesarkan Himmah, khususnya di Loteng.

"Silahkan bangun sinergitas dengan sejumlah instansi Loteng, guna mengembangkan kemajuan Himmah NW di Loteng, khususnya dengan Basnaz, yang telah memberikan dukungan penuh, sehingga kegiatan hari ini, berjalan sesuai yang diharapkan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Himmah NW NTB. M. Salman Sofian mengatakan, pergerakan dan pengkaderan adalah salah satu program yang ilmunya tidak didapatkan di bangku kuliah, kendati demikian, itu memiliki manfaat sangat banyak bagi diri dan orang banyak.

Pasalnya, dengan banyak berorganisasi, tentunya banyak pengalaman nyata yang didapatkan dan itu nantinya memiliki manfaat besar, utamanya setelah selesai sebagai mahasiswa.

"Berorganisasi manfaatnya sangat besar, disamping ilmu nyata yang diterima, berorganisasi pula bisa dikatakan ajang menunjukkan percaya diri dan berani kita tampil di hadapan orang banyak," katanya.

Himmah NW adalah satu satunya organisasi yang notabenenya, sebagai tempat pengkaderan calon anjum anjum NW, yang siap ditempatkan di tengah masyarakat, dalam menegakkan amal ma'ruf nahi dan mungkar.

Selanjutnya kepada pengurus baru, pihaknya berpesan agar membuat rencana program, pihaknya hanya bisa memberikan nasihat.

Karena ini tergolong masih baru di Loteng, setelah beberapa tahun sempat sepi, silahkan buatkan program yang tak muluk muluk, tapi bisa dikerjakan. Artinya rencana program sedikit, tapi jalan. Sehingga akses manfaatnya bisa di manfaatkan, oleh anggota dan orang banyak.

"Silahkan bekerja sesuai hasil musyawarah, buat program jangan muluk muluk, yang penting Semuanya berjalan dan ada manfaat untuk keberlangsungan Himmah dan orang banyak," pintanya.

Selanjutnya masalah tema, pihaknya acungkan jempol, sebab saat ini sudah masuk zaman digital, setiap laporan sudah tak ada lagi yang manual, namun selalu on-line.

"Saya sebagai sekdes di Kecamatan Pringgasela Lotim, semua laporan serba on-line, makanya tema yang diangkat, sangat tepat sesuai kebutuhan saat ini," paparnya.  

Sementara itu dari pihak Baznas Loteng Yopa Gusti Putra mengaku, bangga dengan keberadaan Himmah NW, artinya dengan adanya rekan rekan mahasiswa, paling tidak keberadaan BAZNAS Loteng, dalam menjalankan programnya lebih terbantu.

"Kita memang kekurangan tenaga dalam melakukan sosialisasi program di masyarakat, peran mahasiswa dalam membantu BAZNAS, sangat kita harapkan, sehingga beberapa program BAZNAS bisa diakses oleh masyarakat," ujarnya. (ap)