Polda NTB segera Launching Lomba Kampung Sehat Jilid Dua

Dirbinmas Polda NTB, Kombes Pol Benny Basir Warmansyah, menjelaskan, lomba kampung sehat jilid dua ini tidak jauh berbeda kemasannya dengan lomba

 Mataram (postkotantb.com) - Lomba kampung sehat akan kembali digelar di NTB. Polda NTB akan melaunching kegiatan ini Kamis (18/2) dengan tema Lomba Kampung Sehat Jilid Dua.

Dirbinmas Polda NTB, Kombes Pol Benny Basir Warmansyah
Dirbinmas Polda NTB, Kombes Pol Benny Basir Warmansyah

Dirbinmas Polda NTB, Kombes Pol Benny Basir Warmansyah, menjelaskan, lomba kampung sehat jilid dua ini tidak jauh berbeda kemasannya dengan lomba yang sama tahun lalu.

Porsi penilaian untuk masing masing indikator berbeda beda. Misalnya penilaian di bidang kesehatan mendapat porsi yang paling tinggi yakni 70 persen, keamanan 20 persen dan ekonomi kreatif hanya 10 persen.

Bidang kesehatan menjadi tertinggi dalam penilaian guna menjalankan misi penurunan angka penyebaran Covid-19 di NTB dengan membiasakan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

"Kami ambil bidang kesehatan yang menjadi porsi penilaian terbanyak dalam rangka membiasakan masyarakat berperilaku hidup sehat dengan penerapan protokol kesehatan di lingkungannya," jelas Benny.

Dari 1.137 desa dan kelurahan yang tersebar di NTB hanya 803 yang akan ikut dalam lomba tersebut.

"Kami sudah mempunyai data terkait desa dan kelurahan yang akan ikut dalam lomba tersebut, semua berdasarkan data lomba kampung sehat jilid satu kemarin," tambahnya.

Untuk pemenang tingkat kecamatan dan kabupaten, diserahkan ke pihak kecamatan,kabupaten dan kota masing masing.

"Kami tidak menentukan pemenang untuk tingkat kecamatan dan kabupaten, jika mereka mau mengacarakannya kami persilahkan" jelasnya.

Untuk tim penilai lomba kampung sehat ini, Polda NTB akan melibatkan beberapa steakholder yang ada seperti Universitas Mataram (Unram), pemda, dikes dan dari unsur TNI dan Polri tentunya.

Selain itu pemberitaan media cetak dan online menjadi salah satu indikator dalam penilaian. Untuk itu media di NTB di harapkan dapat berkontribusi dan memberikan informasi akurat selama lomba. (SFM)