Polisi Cek TKP Pencurian Distro Karang Buaya

Hasil olah TKP, Barang-barang yang

 Mataram (postkotantb.com) - Penyidik Reskrim bersama anggota SPKT Polsek Pagutan, mendatangi sebuah distro milik AL, warga Jalan Raden Mas Panji Anom Lingkungan Karang Buaya, Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Polisi Cek TKP Pencurian Distro Karang Buaya
Polisi Cek TKP Pencurian Distro Karang Buaya

Kedatangan para petugas polisi, Sabtu (20/02) pagi, untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP). Karena distro milik AL, menjadi lokasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

Gerak cepat para petugas polisi ini, setelah menerima laporan. AL selaku pelapor mendatangi Polsek Pagutan untuk membuat laporan kejadian tindak Pidana Pencurian. Laporannya diterima Polsek Pagutan dengan laporan Nomor : Pol.STPP/16/II/2021/SPKT/Sek Pagutan, Sabtu (20/02/2021).

Kapolsek Pagutan, Iptu I Ketut Artana SH, kasus pencurian yang dialami AL Diperkirakan Sabtu dini hari, ketika AL bangun tidur sekitar pukul 07.00 Wita. Dari lantai II, AL melihat pintu ruko yang sudah terbuka. AL langsung mengecek barang-barang yang ada di lantai satu.

"Ketika bangun tidur. Ternyata cukup banyak barangnya yang hilang di lantai satu. Kejadian itu lalu dilaporkan ke kita,’’ ungkapnya.

Hasil olah TKP, Barang-barang yang hilang antara lain, satu buah Lap Top merk Lenovo, satu buah HP merk Xiomi 5, Dompet yang berisi KTP, SIM, dua buah STNK, kartu NPWP, Kartu ATM Bank Mandiri, ATM Bank BTN serta uang Rp. 150.000 ribu rupiah, satu buah tas berisikan uang sebesar Rp. 700.000.

Lebih lanjut, Pelaku diduga masuk dan keluar ruko tersebut melalui pintu Rolling door. Petunjuk didapatkan karena rolling door dirusak diduga dengan linggis. 

‘’Dengan kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta,’’ jelasnya.

Setelah olah TKP, pihaknya kemudian meminta keterangan saksi-saksi. Sebaliknya, Ketut Artana memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk mencari keberadaan pelaku.

Keterangan saksi dan petunjuk lainnya dijadikan bukti untuk menemukan dan menangkap pelaku.

‘’Penyelidikan kita lanjutkan untuk mencari keberadaan pelaku. Pelakunya kita buru,’’ tandasnya.(SFM)