Ubah Wajah Desa Lebih Baik, Pemdes Bilelando Jaring Gagasan Lewat Musdus

Desa Bilelando memang salah satu desa yang jauh dari pusat keramaian, tapi bukan berarti kami tak

 Lombok Tengah (postkotantb.com) - Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), terbilang desa ujung bagian timur selatan Loteng.

Kendati jauh dari pusat kabupaten dan Kecamatan, desa ini terus berupaya menyetarakan diri dengan desa di pusat kota dan Kecamatan. Salah satunya menggali gagasan cemerlang melalui Musyawarah Dusun (MusDus).

Kepala Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur Loteng Panjaitan mengaku, memajukan desa yang jauh dari pusat keramaian, tentunya membutuhkan ide dan gagasan cemerlang, guna mampu menyetarakan diri dengan desa lain.

Kades Bilelando Panjaitan saat memimpin Musdus di Dusun Kelongkong desa setempat
Kades Bilelando Panjaitan saat memimpin Musdus di Dusun Kelongkong desa setempat

"Desa Bilelando memang salah satu desa yang jauh dari pusat keramaian, tapi bukan berarti kami tak mampu untuk bersaing. Makanya untuk mengarah kepada perbaikan dan mengubah desa lebih baik, kami lakukan Musdus," katanya, Kamis (25/02).

Hasil Musdus tersebut lanjutnya, sebagai dasar dan acuan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) selama 6 tahun kedepan sesuai visi misi dan itu akan dijabarkan melalui Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Di setiap tahunnya.

Oleh karena itu, sebagai dasar menyusunan RPJM-Des, Desa Bilelando, sehingga dalam percepatan pembangunan 6 tahun ke depan tepat sasaran. "Membangun atau mengubah sebuah wilayah, kita butuhkan kebersamaan, makanya kita jaring gagasan itu melalui tingkat dasar, yakni Musdus," terangnya.

Adapun Musdus ia lakukan mulai dari ujung selatan Desa Bilelando, mulai dari Dusun Kelongkong, Aur Manis, Kelanjuh, Gunung Buntak, Selengaran, Bilelando, Wise, Dusun Bulur Mayung, dan Dusun Kelongkong.

"Kita sudah mulai buka Musdus dari ujung selatan Desa, mulai hari Senin sampai selesai," terangnya lagi.

Dikatakan, kenapa Musdus itu penting dilakukan, sebagai salah satu upaya menggali gagasan dari masyarakat tingkat bawah dan bukan hanya sebatas usulan pembangunan fisik melainkan lebih mengenali dan mengembangkan potensi dari desa Bilelando baik Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Lebihnya lagi, di ujung Selatan yakni wisata Ujung Kelor, Dusun Kelongkong, sudah dinobatkan sebagai salah satu wisata oleh pemerintah.

Dan ini juga memerlukan ide dan gagasan, guna menyambut potensi yang dimiliki. (AP)