Rampok Sadis Beraksi di Loteng, Tak Segan Lukai Korban

Korban Perampokan di Dusun Awang Desa Mertak Kecamatan Pujut 


Lombok Tengah (poskotantb.com)- Aksi perampokan di Lombok Tengah kembali meresahkan warga. Senin (22/3) dini hari, Eko Heri Kustanto warga Dusun Awang Desa Mertak Kecamatan Pujut menjadi korban perampokan. 

Ia bersama kedua putrinya menjadi korban perampokan di pengkolan Kelase Desa Marong Kecamatan Praya Timur tepatnya di pos keamanan terpadu yang dibangun oleh Pamswakarsa Gagak Hitam. 

Kapolsek Praya Timur Iptu Dami menjelaskan korban yang hendak menuju Gerung Lombok Barat menggunakan kendaraan roda empat dicegat oleh kawanan rampok berjumlah enam orang yang bersembunyi di pos keamanan yang dibangun oleh Pamswakarsa Gagak Hitam tersebut. 

Para pelaku memaksa korban untuk keluar dari kendaraan. Selain itu salah satu pelaku menebas kepala korban menggunakan parang.
 
Korban yang tidak berdaya dimanfaatkan pelaku untuk merampas barang dan membawa kabur kendaraan milik korban.

"Kejadian ini sudah kita laporkan ke Polres Loteng" terang Kapolsek Praya Timur Iptu Dami, Senin (22/03).

Sementara Ketua Pamswakarsa Gagak Hitam H. Jidan Hadi membenarkan pos penjagaan yang dibangun secara swadaya dijadikan persembunyian para kawanan rampok tersebut. 

"Ia memang benar dik, kawanan rampok itu ternyata memanfaatkan pos jaga yang sudah kita bangun secara swadaya itu, padahal itu kita rencanakan Minggu Minggu ini akan diresmikan Kapolda NTB," terangnya.

Situasi yang relatif sepi dan belum difungsikannya pos penjagaan tersebut dimanfaatkan kawanan rampok untuk mengintai korbannya. H. Jidan menyatakan Gagak Hitam bekerjasama dengan pihak keamanan akan melakukan pengawasan aksi kejahatan di wilayah tersebut.

"Sebagai bukti kenapa kita bangun pos jaga diwilayah ini karena ini merupakan titik rawan dan butuh perhatian. Kami akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk lebih intens melakukan pengawasan," ujar H. Jidan. 

H. Jidan juga berharap pemerintah lebih fokus memperhatikan keamanan di seluruh wilayah Loteng, termasuk memperbanyak pos pos jaga.

"Loteng sudah jadi sorotan dunia, dan keamanan harus di utamakan dan kami berharap pemerintah juga harus fokus, paling tidak anggaran untuk pembangunan pos keamanan dimaksimalkan," tutupnya. (AP).