Gubernur NTB Beri Ruang KSPN Siapkan Tenaga Siap Kerja

Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah saat membuka rapat kerja wilayah KSPN NTB kemarin

Lombok Tengah (postkotantb.com)- Dalam rapat kerja wilayah (Rakerwil) Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, merasa bangga dan gembira. Karena, KSPN mampu melihat peluang dibalik keberadaan KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng).

"Saya sebenarnya tidak bisa hadir dalam Rakerwil ini. Namun setelah saya baca undangan, saya kagum dan menyempatkan waktu untuk membuka acara Rakerwil ini," ungkapnya dalam penyampaian sambutan Rakerwil KSPN, Kamis (1/4).

Menurutnya, perhatian KSPN terhadap lapangan kerja, menjadi magnet bagi sejumlah pihak. Karenanya, pemerintah NTB memberikan ruang istimewa serta bantuan lainnya untuk mendukung  KSPN mencetak tenaga kerja yang handal dan siap pakai. Sebab, pemerintah provinsi tidak dapat menyelesaikan program kerja, tanpa adanya sinergitas bersama lembaga masyarakat.

"ITDC sudah mempersiapkan 60 persen peluang untuk penyaluran tenaga kerja lokal. Jadi, persiapan skill tenaga kerja, harus dimulai dari sekarang dan Tema Rakerwil KSPN sesuai kebutuhan mendatang," imbuhnya.

Sebaliknya, Gubernur mengimbau ITDC agar terus berkoordinasi dengan pemerintah. Terutama masalah tenaga kerja dan beberapa kebutuhan lainnya. "Selamat Rakerwil, semoga dalam Rakerwil ini, mampu melahirkan rancangan program yang tepat sasaran sesuai kebutuhan lapangan," ujarnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, sejumlah delegasi dari masing masing kabupaten Kota se NTB serta para pengurus inti. Dalam sambutannya, Ketua KSPN NTB, Lalu Iswan Muliadi berharap, sinergitas antara pemerintah dengan KSPN NTB terus terbina dengan baik. Mengingat organisasi ini lahir untuk mengayomi dan memperhatikan nasib para pekerja.

"Terimakasih kami ucapkan kepada bapak gubernur NTB yang telah berkenan hadir dan membuka Rakerwil ini," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan dukungannya terhadap Gugus Tugas Covid-19, TNI dan Polri maupun stekholder lainnya yang mengajak masyarakat mentaati protokol kesehatan. KSPN juga mengutuk keras serangan bom bunuh diri di gereja katedral Makasar yang telah mengganggu stabilitas keamanan nasional dan bertentangan dengan nilai agama.(AP)