Kemenkum HAM NTB Ngopi Juluk Bareng Semeton Media

HARMONIS: Tampak harmonis, usai acara Morning Coffe, Kepala Kanwil Kemekum HAM NTB berbincang santai bersama awak media

Dalam Rangka Peningkatan Sinergitas Antar Insan Pers dan Kemenkum HAM NTB


Mataram (postkotantb.com) - Demi meningkatkan sinergitas antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan  HAM NTB dengan media masa, Kanwil Kemenkum HAM NTB mengadakan Morning Coffee, Ngopi Juluq Bareng Semeton Media.

Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Kantor Wilayah Kemenkun HAM NTB, Jalan Majapahit, Kota Mataram, Senin (12/4), mengundang Ketua PWI, Nasruddin serta seluruh rekan media di wilayah NTB.

Dalam sambutannya, Kadiv Administrasi, Saefur Rochim, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi dan kerja sama dengan seluruh rekan media, demi peningkatan pelayanan publik.

Menurutnya, menjalin kebersamaan yang harmonis, merupakan simbiosis mutualisme. Di mana media massa bertugas menginformasikan aktivitas Kemenkumham, khususnya di wilayah NTB. Sekaligus berkoordinasi serta berkomunikasi atas informasi yang diterima.

Sehingga informasi yang disebarluaskan, menjadi valid dan bukan fitnah. "Jajaran Kemenkum HAM NTB harus menanamkan pola fikir, good news is good news. Bukan bad news is good news," tegasnya.

Senada disampaikan Kepala Kanwil Kemekum HAM NTB, Haris Sukamto. Diakui dia, diawali deklarasi janji kinerja, penandatanganan pakta integritas dan ikrar komitmen bersama, di mana pada tahun 2020 Kanwil NTB sudah meraih predikat WBK dan 2021 ini tengah menuju WBBM.

Insan Pers, tegas dia, telah mendampingi serta menyebarluaskan informasi Kemenkum HAM NTB, dalam membangun zona integritas. Karenanya, Haris menekankan, sudah saatnya membangun citra positif, didahului dengan pemikiran yang positif.

"Ketika membangun Zona Integritas bukan berarti informasi harus positif terus. Pemred tolong jaga kami, beri kami kritik serta masuka  kepada Kanwil NTB. Bisa langsung disampaikan ke saya atau melalui website dan sosial media yang kami punya. Kolaborasi ini memang yang betul-betul memberi manfaat di kedua belah pihak," harapnya.(SFM/RIN)