Ketua KONI LotengTerpilih, Pertanyakan SK Yang Tak Kunjung Terbit Dari KONI NTB

KONI: M Samsul Qomar Terpilih sebagai Ketua KONI Loteng hasil musorkab di KEK Mandalika Maret lalu
Lombok Tengah (postkotantb.com)- Perhelatan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab), pemilihan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Lombok Tengah (Loteng), sudah selesai digelar.

Dalam musorkab yang digelar 25 Maret Lalu, Di buka Langsung Gubernur NTB di wakili Kadispora H Surya Bahari dan di saksikan ketua KONI Provinsi H. Andi Hadianto di Pantai Kute Mandalika Kecamatan Pujut Loteng.

M. Samsul Qomar terpilih secara aklamasi, namun sampai saat ini SK penetapan belum juga dikeluarkan KONI Provinsi NTB.

Ketua Terpilih M. Samsul Qomar mengatakan, terkait belum dikeluarkannya SK penetapan hasil musorkab, pihaknya bersama panitia sudah berulang kali menanyakan hal tersebut ke KONI NTB.

Namun sejauh ini, jawaban yang ia terima, pertama KONI Provinsi sedang disibukkan dengan persiapan ke Papua, sebab ada meeting persiapan PON XX , sepulangnya akan segera selesaikan.

Alasan kedua yang diberikan oleh Andi Hadianto ketua KONI NTB, HP-nya kena hack, sehingga segala percakapan bukan dari dirinya.

"Apapun alasannya kami terima, tapi kami juga berharap jangan coba coba bermain api dan kami bersama Panitia memberikan deadline sampai hari Selasa besok (20/04), jika KONI NTB belum juga mengeluarkan SK, maka memang ada sesuatu yang sifatnya non teknis yang coba coba dimainkan provinsi dan patut diduga ada sesuatu hal lain yang terjadi, oasalnya laporan panitia dan proses sudah di jalankan semua, alasan lain juga sudah kami terima," tegasnya, Senin (19/04).

Untuk diketahui oleh KONI NTB, tertundanya SK tersebut, banyak pihak yang di rugikan, baik pihaknya panitia maupun vendor dan pihak ketiga yang sudah susah payah mensukseskan acara tersebut.

Oleh karenanya, pihaknya menyarankan untuk jangan berbuat zolim kepada orang lain dan segera keluarkan SK hasil penetapan ketua KONI, hasil musorkab di Kuta.

"Jangan biasakan diri bermain api, yang jelas kami tunggu sampai hari besok," ancamnya.

Informasi yang di himpun Postkotantb.com, Bading Peondaction selaku pihak ketiga yang di gunakan pada saat musorkab mengeluhkan pembayaran belum di selesaikan oleh panitia sampai saat ini.

Begitu juga, pihak percetakan dan Hotel JM sebagai lokasi musorkab belum di selesaikan pembayaran akibat tertundanya keputusan dari KONI Provinsi tersebut. "kita sedang renovasi, dengan kondisi pandemi ini kita mohon agar panitia segera membayar tagihan acara itu,” pinta GM JM hotel Samsul Bahri. (AP)